RI Jadi Favorit Turis Malaysia, Kunjungan Wisman Naik Hampir 10 Persen pada November 2025
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus menunjukkan tren positif selama bulan Januari-November 2025. Pada bulan November 2025, wisatawan asal Malaysia hingga Tiongkok masih mendominasi kunjungan ke Indonesia.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Stratistik (BPS), Pudji Ismartini, menyampaikan jumlah wisman ke Indonesua tercatat mencapai 1,20 juta kunjungan pada November 2025. Jumlah ini mengindikasikan lonjakan 9,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 1,09 juta kunjungan.
Secara kumulatif, total kunjungan wisman ke Tanah Air mencapai 13,98 juta kunjungan selama sebelas bulan tahun 2025. Angka ini tumbuh 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Peningkatan kunjungan secara tahunan (year on year/yoy) terlihat hampir di seluruh kelompok kebangsaan. Wisman asal Asia selain kawasan Asia Tenggara mencatat kenaikan tertinggi sebesar 16,39 persen lalu wisman asal Afrika naik 15,83 persen dan Timur Tengah meningkat 14,99 persen.
"Kunjungan wisman pada November 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Malaysia," kata Pudji saat konferensi pers pada Senin, 5 Januari 2026.
Ilustrasi turis di Bali.
Dikutip dari Antara, Pudji merinci kunjungan turis asal negeri Jiran yang datang ke Indonesia sebanyak 207,04 ribu kunjungan atau setara 17,27 persen dari total wisman. Posisi kedua ditempati wisman asal Australia dengan 135,22 ribu kunjungan atau setara 11,28 persen.
Posisi ketiga adalah Singapura sebanyak 126,25 ribu kunjungan setara 10,53 persen. Keempat, Tiongkok dengan 105,51 ribu kunjungan setara 8,80 persen.
Apabila dibandingkan pada bulan Oktober 2025 (month to month/mtm), kunjungan wisman mengalami penurunan di hampir seluruh kelompok kebangsaan. Penurunan terdalam tercatat pada wisman asal Eropa sebesar 29,43 persen.
Wisman asal Afrika juga turun 18,50 persen. Turis asal Timur Tengah menjadi satu-satunya yang masih mencatat kenaikan 23,42 persen secara bulanan.
Berdasarkan jenis pintu masuk wisman ke Tanah Air, pintu masuk utama dilaporkan sebanyak 1,02 juta pada November 2025. Sedangkan melalui pintu masuk perbatasan mencapai 181,67 ribu kunjungan.
Dari pintu masuk utama ini, para wisatawan mancanegara paing banyak menggunakan moda angkutan udara sebanyak 79,19 persen. Angkutan laut sebesar 17,06 persen dan darat sebesar 3,75 persen.
Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali dan Soekarno-Hatta di Banten menjadi dua pintu masuk utama melalui udara dengan jumlah kunjungan wisman terbanyak. Kedua bandara ini menyumbang 88,97 persen atau sekitar 716,84 ribu kunjungan sepanjang bulan November 2025.
Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga tidak kalah bergeliat. Pada bulan November 2025, wisnus tercatat 96,45 juta perjalana atau meningkat 19,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selama bulan Januari hingga November 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95 persen secara tahunan.