Ada Lebih dari 600 Ribu Masjid dan Musala di Indonesia, Ketersediaan Sarung Masih Terbatas

Ilustrasi beribadah
Ilustrasi beribadah

Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Sejalan dengan itu, jumlah masjid dan musala yang tersebar di berbagai daerah pun sangat besar. Berdasarkan data Dewan Masjid Indonesia (DMI) tahun 2024, tercatat sebanyak 663.729 masjid dan musala berdiri di seluruh wilayah Tanah Air. Angka ini mencerminkan kuatnya peran rumah ibadah sebagai pusat aktivitas keagamaan sekaligus sosial masyarakat.

Namun, di balik besarnya jumlah tersebut, masih terdapat persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian, yakni keterbatasan sarana ibadah. Banyak masjid dan musala, khususnya di daerah pelosok dan kawasan padat penduduk, belum memiliki perlengkapan ibadah yang memadai. Salah satu fasilitas yang masih sering kurang tersedia adalah sarung untuk jamaah.

Sarung memiliki peran penting sebagai perlengkapan ibadah, terutama bagi jamaah laki-laki. Tidak sedikit jamaah yang datang ke masjid secara mendadak tanpa membawa sarung sendiri, baik karena sedang dalam perjalanan, singgah sementara, maupun berasal dari kelompok masyarakat rentan. Kondisi ini kerap menimbulkan ketidaknyamanan dan berpotensi mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.

Sayangnya, hingga saat ini program donasi yang secara khusus berfokus pada penyediaan alat ibadah, terutama sarung, masih tergolong terbatas. Sebagian besar bantuan lebih diarahkan pada pembangunan fisik masjid, sementara aspek kelengkapan ibadah belum sepenuhnya menjadi prioritas.

Ketua Umum DMI Jawa Timur, Sudjak, menegaskan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan tersebut. 

“Masjid bukan hanya butuh bangunan, tetapi juga kelengkapan ibadah yang memadai. Program ini sangat membantu jamaah di berbagai daerah,” kata Sudjak, dalam keterangan resminya. 

Pernyataan ini menegaskan bahwa keberadaan sarana ibadah yang layak merupakan bagian tak terpisahkan dari fungsi masjid itu sendiri.

Sebagai solusi atas keterbatasan tersebut, berbagai inisiatif sosial mulai digalakkan. Salah satunya adalah Program Wakaf Sarung, sebuah langkah konkret untuk menjawab kebutuhan jamaah. Program ini merupakan inisiatif sosial dari Behaestex yang bertujuan menyediakan sarung wakaf lengkap dengan rak penyimpanannya bagi masjid dan musala yang membutuhkan.

Melalui program ini, masjid dan musala tidak hanya menerima sarung sebagai alat ibadah, tetapi juga sistem penyimpanan yang rapi dan higienis. Dengan demikian, sarung dapat digunakan secara bergantian dengan lebih nyaman dan terawat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kekhusyukan jamaah dalam menjalankan ibadah, sekaligus menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ke depan, kolaborasi antara lembaga keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat luas menjadi kunci untuk memastikan seluruh masjid dan musala di Indonesia tidak hanya berdiri megah, tetapi juga benar-benar siap melayani kebutuhan ibadah umat secara menyeluruh.