BWF Setujui Permintaan Proteksi Ranking, Gregoria Mariska Absen di Indonesia Masters 2026

PP PBSI, Gregoria Mariska Tunjung, BWF Setujui Permintaan Proteksi Ranking, Gregoria Mariska Absen di Indonesia Masters 2026

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, dipastikan absen pada seluruh turnamen BWF di Januari 2026, mulai dari Malaysia Open, India Open, termasuk Indonesia Masters 2026.

Keputusan ini diambil oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) berdasarkan kondisi kesehatan sang atlet yang kini masih dalam masa pemulihan sehubungan dengan kondisi medis berupa penyakit vertigo yang dialami.

Berdasarkan kondisi yang dialami Gregoria, PBSI pun mengajukan permintaan proteksi ranking atas nama Gregoria Mariska Tunjung.

Federasi bulu tangkis dunia (BWF) pun telah menyetujui permohonan proteksi ranking untuk peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu berdasarkan hasil evaluasi dan dokumen pendukung yang disampaikan PBSI.

Proteksi ranking tersebut akan berjalan dengan masa berlaku minimal tiga (3) bulan sampai satu (1) tahun terhitung mulai tanggal 30 Desember 2025. 

PBSI menilai penanganan medis untuk penyakit vertigo yang dialami Gregoria memerlukan penanganan medis secara berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur.

Kondisi itu yang menyebabkan Gregoria tidak dapat berpartisipasi dalam rangkaian turnamen internasional yang ada dalam kalender kompetisi BWF.

Dengan disetujuinya proteksi ranking ini, Gregoria Mariska Tunjung memiliki hak untuk menggunakan peringkat terlindungi saat melakukan pendaftaran turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding. 

Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi posisi peringkat atlet akibat ketidakhadiran dari kompetisi yang disebabkan oleh kondisi medis atau alasan lain yang sesuai dengan ketentuan BWF.

Kesehatan Prioritas Utama

Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa kondisi kesehatan atlet merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.

Selama masa pemulihan, Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan secara menyeluruh dari tim pendukung PBSI, yang meliputi aspek medis, fisik, teknik, serta psikologis, agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan proteksi ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung," kata Eng Hian dalam keterangan pers resmi PP PBSI yang diterima KOMPAS.com, Selasa (30/12/2025).

"Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia."

"PBSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik,” jelas dia.

PBSI berharap kepastian proteksi ranking ini, wanita yang akrab disapa Jorji itu dapat menjalani masa pemulihan dengan baik dan kembali memperkuat Indonesia pada berbagai turnamen internasional sesuai dengan kesiapan dan rekomendasi tim pendukung.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang