Batam dan Cikarang Jadi Senjata Indonesia di Asia Tenggara

Tulisan Welcome to Batam di atas bukit yang menjadi ikon Kota Batam, Kepulauan Riau.
Tulisan Welcome to Batam di atas bukit yang menjadi ikon Kota Batam, Kepulauan Riau.

Di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berskala besar di Asia Tenggara, NeutraDC, salah satu penyedia data center di Indonesia, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama penguatan peran Indonesia sebagai regional gateway AI melalui kawasan SIJORI (Singapore–Johor–Riau).

Memiliki 34 data center yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia dan Singapura, NeutraDC berperan sebagai bagian dari digital ecosystem hub yang memperkuat konektivitas nasional dan mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Di sepanjang 2025, NeutraDC memfokuskan langkah strategisnya pada pembangunan ekosistem infrastruktur digital yang market-driven dan AI-ready melalui penguatan kapabilitas layanan, percepatan pengembangan fasilitas, serta perluasan kolaborasi lintas sektor.

Fokus tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, khususnya dalam mendukung adopsi AI dan komputasi lanjutan.

Sejumlah pencapaian penting berhasil diraih, mulai dari perolehan izin SBO sebagai penguatan kepatuhan regulasi dan fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang, hingga peluncuran NeutraConnect dan NeutraCompute sebagai basis layanan AI-ready.

Selain itu, NeutraDC juga memperkuat kemitraan strategis dengan mitra teknologi, energi, dan institusi akademik di tingkat nasional maupun regional guna membangun ekosistem digital yang berkelanjutan dan terintegrasi.

“Kami terus berupaya memperkuat peran dari sekadar operator pusat data menjadi enabler ekosistem digital,” ungkap Kepala Eksekutif NeutraDC, Andreuw Th.A.F.

NeutraDC juga memainkan peran penting dalam mendukung kedaulatan data Indonesia dengan memastikan penyimpanan dan pengolahan data dilakukan secara aman serta sesuai dengan regulasi nasional.

Dengan jaringan 29 pusat data hyperscale, enterprise, dan edge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, NeutraDC menopang keberlangsungan layanan digital kritikal lintas sektor.

Pada tahun yang sama, meningkatnya adopsi cloud dan beban kerja AI mendorong kebutuhan akan data center berkapasitas besar dan scalable, yang dijawab NeutraDC melalui percepatan pengembangan fasilitas berskala besar di sejumlah lokasi strategis, termasuk Cikarang dengan kapasitas hingga 121,5 megawatt (MW) dan Batam hingga 51 MW.

Salah satu pencapaian penting adalah topping-off NeutraDC Nxera Batam dengan kapasitas awal 18 MW yang dapat ditingkatkan hingga 54 MW, serta telah memperoleh Uptime Institute Tier III Certification of Design Documents sebagai standar keandalan global.

Menurut Andreuw, peningkatan kebutuhan cloud dan AI menjadi pendorong utama strategi tersebut, di mana pengembangan pusat data hyperscale yang AI-ready diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Dalam perjalanan NeutraDC di tahun ini, NeutraDC sudah memperoleh Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN serta menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra energi untuk pemanfaatan energi terbarukan dan rendah karbon dalam operasional pusat data.

Komitmen ini mengantarkan NeutraDC meraih penghargaan tahun ini dalam kategori Future-Ready Green Data Center. “Investasi pada green data center dan efisiensi energi kami pandang sebagai strategi jangka panjang untuk memastikan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Andreuw.