Apa Jalan Tol Terpendek di Indonesia?

Jalan Tol, jalan tol terpendek di Indonesia, jalan tol terpendek, Jakarta, Apa Jalan Tol Terpendek di Indonesia?

Jalan tol menjadi salah satu infrastruktur penting dalam menunjang konektivitas antarwilayah dan mempercepat mobilitas masyarakat di Indonesia.

Hingga Desember 2025, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang mencapai 3.115,98 kilometer.

Di antara puluhan ruas tersebut, terdapat satu ruas yang menyandang predikat sebagai jalan tol terpendek di Indonesia.

Jalan tol terpendek

Ruas tersebut adalah Jalan Tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami dengan panjang hanya 5,5 kilometer.

Sementara itu, rekor jalan tol terpanjang di Tanah Air masih dipegang oleh Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) yang membentang ratusan kilometer.

Jalan tol Pondok Aren

Jalan Tol, jalan tol terpendek di Indonesia, jalan tol terpendek, Jakarta, Apa Jalan Tol Terpendek di Indonesia?

Jalan Tol Pondok Aren-Serpong atau Jalan Tol BSD.

Jalan Tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jabodetabek dan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Dengan panjang 5,5 kilometer, ruas tol ini bahkan sedikit lebih panjang dibandingkan Jembatan Suramadu yang memiliki bentang sekitar 5,4 kilometer.

Namun, status Suramadu sebagai jalan tol telah dicabut sejak 2018 dan kini menjadi jalan non-tol atau tidak berbayar.

Seiring perubahan status tersebut, Jalan Tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami resmi menyandang predikat sebagai tol terpendek yang masih beroperasi di Indonesia hingga saat ini.

5 jalan tol terpendek di Indonesia

Jalan Tol, jalan tol terpendek di Indonesia, jalan tol terpendek, Jakarta, Apa Jalan Tol Terpendek di Indonesia?

ilustrasi jalan tol.

Selain ruas Pondok Aren–Ulujami, BPJT juga mencatat beberapa jalan tol lain yang masuk kategori terpendek di Tanah Air.

Berikut lima jalan tol terpendek di Indonesia:

  1. Tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami: 5,5 km
  2. Tol Pondok Aren–Serpong: 7,2 km
  3. Tol Kebun Jeruk–Ulujami (JORR W2 Utara): 7,8 km
  4. Tol Soreang–Pasir Koja: 8,15 km
  5. Tol Kelapa Gading–Pulo Gebang: 9,2 km

Peran vital meski berjarak pendek

Meski memiliki panjang relatif singkat, tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami memegang peran strategis dalam sistem transportasi Jabodetabek.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Jasa Marga, ruas tol ini mulai beroperasi pada 2001.

Tol tersebut berfungsi sebagai penghubung utama antara Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan, khususnya kawasan Bintaro dan Pesanggrahan.

Ruas ini juga terintegrasi dengan sejumlah jalan tol penting lainnya, seperti Tol Serpong–Balaraja dan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR).

Keberadaan tol ini dinilai mampu membantu mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah selatan Jakarta dan sekitarnya, terutama pada jam-jam sibuk.

Berdasarkan data Simpul KPBU Kementerian Pekerjaan Umum (PU), nilai investasi pembangunan Jalan Tol Pondok Aren–Bintaro Viaduct–Ulujami mencapai sekitar Rp 282 miliar.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang