Top 10+ Orang Terkaya di Indonesia Akhir Desember 2025: Prajogo Nomor 1, Konglomerat Jember Melesat

Low Tuck Kwong, orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu, Otto Toto Sugiri, 10 Orang Terkaya di Indonesia Akhir Desember 2025: Prajogo Nomor 1, Konglomerat Jember Melesat, 1. Prajogo Pangestu, 2. Low Tuck Kwong, 3. Robert Budi Hartono, 4. Michael Hartono, 5. Tahir and family, 6. Otto Toto Sugiri, 7. Haryanto Tjiptodiharjo, 8. Sri Prakash Lohia, 9. Marina Budiman, 10. Hermanto Tanoko

Media bisnis dan keuangan asal Amerika Serikat, Forbes, menempatkan pendiri PT Barito Pacific, Prajogo Pangestu, sebagai orang terkaya di Indonesia.

Berdasarkan Forbes Real-Time Billionaires List pada Senin (22/12/2025) pukul 20.10 WIB, kekayaan Prajogo mencapai 39 miliar dollar AS atau sekitar Rp 656 triliun.

Harta pengusaha kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat tersebut berada di atas Low Tuck Kwong, pengusaha tambang batu bara sekaligus pendiri PT Bayan Resources.

Forbes mencatat kekayaan Low Tuck Kwong sebesar 22,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 379 triliun.

Selain Prajogo dan Low Tuck Kwong, masih ada sejumlah konglomerat lain yang masuk daftar 10 orang terkaya di Indonesia akhir Desember 2025 versi Forbes. Siapa sajakah mereka?

10 Orang Terkaya di Indonesia Akhir Desember 2025 Versi Forbes

Dilansir dari laman resmi Forbes, media ini menyusun peringkat orang terkaya di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan memantau kekayaan para konglomerat setiap hari.

Forbes menampilkan pembaruan secara berkelanjutan tentang kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang diklasifikasikan sebagai miliarder. 

Nilai kepemilikan publik individu diperbarui setiap lima menit ketika pasar saham di masing-masing negara dibuka dan akan ada penundaan 15 menit untuk harga saham.

Seseorang yang kekayaannya sangat terkait dengan perusahaan swasta, kekayaan bersihnya akan diperbarui sekali sehari. 

Jika seseorang memiliki saham di perusahaan swasta yang mencapai 20 persen atau lebih dari kekayaan bersihnya, nilai perusahaan akan disesuaikan sesuai dengan indeks pasar khusus industri atau wilayah yang disediakan oleh mitra Forbes di FactSet Research Systems jika tersedia.

Merujuk metodologi tersebut, peringkat orang terkaya Indonesia pada akhir Desember 2025 tidak banyak berubah ketimbang awal bulan ini.

Komposisi lima besar tidak mengalami perubahan. Namun, ada pergeseran di peringkat ke-7 hingga ke-9.

Haryanto Tjiptodiharjo yang semula berada di peringkat ke-9 pada awal bulan ini, naik ke posisi ke-7.

Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan nilai kekayaan Haryanto dari 7,2 miliar dollar AS menjadi 8,2 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 137 triliun.

Haryanto menggeser Sri Prakash Lohia yang sebelumnya menempati peringkat ke-7 kini turun satu tingkat menjadi posisi ke-8.

Perubahan tersebut juga membuat Marina Budiman turun peringkat dari posisi ke-8 menjadi urutan ke-9.

Selengkapnya mengenai sepuluh besar orang terkaya di Indonesia akhir Desember 2025 dapat dilihat melalui daftar berikut ini.

1. Prajogo Pangestu

  • Profil: pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
  • Kelahiran: Bengkayang, Kalimantan Barat
  • Nilai kekayaan:
    • 42,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 700 triliun per 2 Desember 2025
    • 39 miliar dollar AS atau sekitar Rp 656  triliun per 22 Desember 2025.

2. Low Tuck Kwong

  • Profil: pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources
  • Kelahiran: Singapura
  • Nilai kekayaan:
    • 24,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 405 triliun per 2 Desember 2025
    • 22,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 379 triliun per 22 Desember 2025.

3. Robert Budi Hartono

  • Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
  • Kelahiran: -
  • Nilai kekayaan: 
    • 21,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 357 triliun per 2 Desember 2025
    • 21,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 362 triliun per 22 Desember 2025.

4. Michael Hartono

  • Profil: pemilik BCA dan pendiri Djarum
  • Kelahiran: Kudus, Jawa Tengah
  • Nilai kekayaan: 
    • 20,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 342 triliun per 2 Desember 2025
    • 20,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 348 triliun per 22 Desember 2025.

5. Tahir and family

  • Profil: pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan
  • Kelahiran: Surabaya, Jawa Timur
  • Nilai kekayaan: 
    • 11,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 184 triliun per 2 Desember 2025
    • 10,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 181 triliun per 22 Desember 2025.

6. Otto Toto Sugiri

  • Profil: CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk (pusat data Tier IV)
  • Kelahiran: Bandung, Jawa Barat
  • Nilai kekayaan:
    • 10,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 171 triliun per 2 Desember 2025
    • 10,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 171 triliun per 22 Desember 2025
      • Catatan: nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menunjukkan pergerakan selama Desember 2025. Pada 2 Desember, kurs berada di level Rp 16.614 per dollar AS, sementara pada 22 Desember melemah ke posisi Rp 16.774 per dollar AS.

7. Haryanto Tjiptodiharjo

  • Profil: Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk
  • Kelahiran: Jember, Jawa Timur
  • Nilai kekayaan:
    • 7,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 121 triliun per 2 Desember 2025
    • 8,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 137 triliun per 22 Desember 2025.

8. Sri Prakash Lohia

  • Profil: pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation
  • Kelahiran: Kolkata, India
  • Nilai kekayaan:
    • 8,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 133 triliun per 2 Desember 2025
    • 8,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 134 triliun per 22 Desember 2025
      • Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menunjukkan pergerakan selama Desember 2025. Pada 2 Desember, kurs berada di level Rp 16.614 per dollar AS, sementara pada 22 Desember melemah ke posisi Rp 16.774 per dollar AS.

9. Marina Budiman

  • Profil: salah satu pendiri dan Presiden Komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia
  • Kelahiran: -
  • Nilai kekayaan:
    • 7,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 123 triliun per 2 Desember 2025
    • 7,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 122 triliun per 22 Desember 2025.

10. Hermanto Tanoko

  • Profil: Komisaris Utama Tanobel sekaligus ikut mengendalikan Avia Avian, perusahaan cat domestik terbesar kedua di Indonesia
  • Kelahiran: Malang, Jawa Timur
  • Nilai kekayaan: 
    • 6,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 101 triliun per 2 Desember 2025
    • 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 92 triliun per 22 Desember 2025.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang