Ini Jalan Tol Terpanjang di Indonesia, Membentang 189,4 Kilometer

Jalan tol beroperasi di Indonesia memiliki panjang yang bervariasi. Salah satunya, ada yang membentang sangat panjang.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada Desember 2025, terdapat 76 ruas jalan tol beroperasi di Indonesia dengan total panjang 3.115,98 kilometer.
Dari data tersebut, rekor jalan tol terpanjang di Indonesia masih dipegang oleh Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).
Jalan tol sepanjang 189,4 kilometer itu juga mendapat pengakuan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia.
Fakta-fakta tentang Tol Terpeka, Tol Terpanjang di Indonesia
Untuk mengenal lebih jauh tentang Tol Terpeka, berikut sejumlah fakta-faktanya:
1. Bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS)
Tol Terpeka yang menghubungkan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan merupakan bagian dari pembangunan jaringan JTTS.
Pembangunan Tol Terpeka melengkapi Tol Bakauheuni-Terbanggi Besar (Bakter) yang telah beroperasi terlebih dahulu sebelumnya.
Tol terpanjang di Indonesia ini terbagi menjadi dua seksi, yaitu Seksi I Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 112 kilometer dan Seksi II Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 kilometer.
Kehadiran Tol Terpeka memangkas waktu perjalanan terutama dari Bakauheni, Lampung, menuju Palembang, Sumatera Selatan yang kini hanya memakan waktu 5 jam perjalanan.
Padahal sebelumnya, perjalanan dari Bakauheni menuju Palembang dapat menghabiskan waktu hingga 10-12 jam perjalanan.
2. Pembangunan tuntas dalam 2,5 Tahun
Pemerintah memberikan penugasan kepada PT Hutama Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggarap pembangunan Tol Terpeka.
Pembangunan Tol Terpeka memakan waktu 2,5 tahun atau 841 hari. Masa konstruksinya sejak pertengahan tahun 2017 sampai dengan November 2019.
Kemudian, Tol Terpeka diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 Desember 2019 silam.
3. Nilai investasi Rp 21,95 triliun
Berdasarkan data BPJT, Tol Terpeka dibangun dengan biaya investasi sebesar Rp 21,95 triliun.
Biaya pembangunan berasal dari penyertaan modal negara (PMN) kepada Hutama Karya dari dukungan konstruksi dan pinjaman sindikasi perbankan.
Adapun dukungan konstruksi yang diberikan untuk pembangunan Tol Terpeka ini mencapai 80 kilometer atau sekitar Rp 8,37 triliun.
Sementara jumlah pinjaman yang didapat untuk pembangunan jalan tol ini yaitu sebesar Rp 9,16 triliun.
Pinjaman tersebut bersumber dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT CIMB Niaga Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.
4. Fasilitas dan kelengkapan
Sejumlah fasilitas disediakan Hutama Karya, mencakup sembilan tempat istirahat (TI) atau rest area yang berada di sepanjang ruas Tol Terpeka.
Rinciannya, terdapat lima rest area di jalur yang mengarah ke Kayu Agung, dan empat lainnya untuk arah ke Bakauheni.
Tol Terpanjang di Indonesia ini juga dilengkapi 17 jembatan, enam simpang susun dan 23 underpass yang akan memperlancar aksesibilitas perjalanan dari dan menuju ke arah Palembang, Sumatera Selatan.
Jalan bebas hambatan berbayar dengan lebar jalur utama 3,6 meter untuk tiap lajur ini dilengkapi dengan enam Gerbang Tol (GT), meliputi GT Gunung Batin di KM 26, GT Menggala yang ada di KM 43, GT Lambu Kibang di KM 61, GT Way Kenanga di KM 77, GT Simpang Pematang di KM 99, dan GT Kayu Agung di KM 188.
Daftar 5 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia
Dilansir dari laman BPJT, berikut daftar lima jalan tol terpanjang di Indonesia:
- Tol Terpeka 189,4 kilometer
- Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) 140,4 kilometer
- Tol Pekanbaru-Dumai 131,6 kilometer
- Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) 116,7 kilometer
- Tol Balikpapan-Samarinda 97,27 kilometer