Aksi Gemilang Yaqin dan Pratiwi, Dua Emas Triathlon SEA Games 2025 Mengalir ke Indonesia
Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas di ajang SEA Games Thailand 2025. Kali ini, dua emas datang dari cabang triathlon melalui penampilan impresif Yaqin Rashif Amila dan Pratiwi Martina Ayu, yang sukses menjadi yang terbaik di nomor tunggal putra dan putri, Jumat 19 Desember 2025.
Yaqin Rashif Amila tampil dominan di final triathlon tunggal putra. Atlet Indonesia itu memastikan medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 54 menit 37 detik, sekaligus mengungguli dua wakil Filipina, Remlino Andrew Kim dan Casares Fernando Jose.
Yaqin membuka lomba dengan catatan waktu renang 9 menit 28 detik, lalu melesat cepat pada transisi pertama selama 28 detik. Memasuki sesi balap sepeda, ia mencatatkan waktu 27 menit 38 detik sebelum kembali melakukan transisi kedua selama 34 detik.
Keunggulan Yaqin semakin tak terbendung pada sesi lari. Ia menyelesaikan etape terakhir itu dengan waktu 16 menit 29 detik dan memastikan finis pertama, sekaligus mengamankan emas bagi Merah Putih.
Sukses Yaqin dilengkapi oleh Pratiwi Martina Ayu yang tampil gemilang di nomor tunggal putri. Pratiwi keluar sebagai juara setelah mencatatkan total waktu tercepat 1 jam 11 detik, mengungguli pesaing terdekat asal Filipina, Ellis Kira, serta wakil Singapura, Yu Herlene Natasha Zhihui.
Pratiwi memulai perlombaan dengan renang sejauh etape awal selama 10 menit 20 detik, kemudian melakukan transisi pertama hanya dalam 25 detik. Pada sesi balap sepeda, ia tampil konsisten dengan torehan waktu 30 menit 25 detik.
Memasuki transisi kedua selama 31 detik, Pratiwi kembali menunjukkan keunggulan pada sesi lari dengan catatan waktu tercepat 18 menit 5 detik. Catatan tersebut memastikan dirinya finis pertama dan mengunci medali emas kedua bagi Indonesia dari cabang triathlon.
Tambahan dua medali emas ini semakin memperkokoh posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali SEA Games Thailand 2025 dengan koleksi 82 emas.
Kontingen Merah Putih masih berpeluang menambah pundi-pundi emas dari berbagai cabang olahraga lain yang hingga kini masih berada dalam jalur perebutan podium tertinggi, seiring ketatnya persaingan menuju akhir perhelatan pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.