Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Sabet 80 Emas, Indonesia di Posisi 2
Kontingen Indonesia menempati peringkat kedua dalam klasemen sementara SEA Games 2025 dengan koleksi 80 medali emas.
Capaian ini memastikan Indonesia berada di posisi runner-up pada ajang multievent Asia Tenggara tersebut, sekaligus memenuhi target yang dicanangkan pemerintah sejak awal keikutsertaan di SEA Games 2025.
Hingga Kamis (18/12/2025), melansir keterangan NOC Indonesia, Kamis (18/12/2025) pukul 21.08 waktu Thailand, kontingen Merah Putih membukukan total 282 medali yang terdiri dari 80 emas, 92 perak, dan 110 perunggu.
Perolehan ini menempatkan Indonesia di bawah tuan rumah Thailand, yang telah mengunci gelar juara umum SEA Games 2025.
Indonesia Kembali ke Posisi Dua Setelah 30 Tahun
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyebut pencapaian posisi kedua dalam klasemen SEA Games 2025 sebagai catatan bersejarah bagi Indonesia.
“Ini tentu membanggakan karena sudah cukup lama kita menantikan bisa masuk dua besar SEA Games sejak 1995 di Chiang Mai,” kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari di Bangkok, Kamis.
Klasemen medali SEA Games 2025 per Kamis (18/12/2025) pukul 21.08.
Terakhir kali Indonesia finis di peringkat kedua terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand, serta SEA Games 1985 di Bangkok.
Sementara itu, Vietnam kini berada di posisi ketiga dengan raihan 72 emas, 73 perak, dan 99 perunggu.
Dukungan Pemerintah dan Peran Cabor Olimpiade
Raja Sapta Oktohari menilai keberhasilan Indonesia di SEA Games 2025 tidak lepas dari kerja keras para atlet, pelatih, serta pembina cabang olahraga, ditopang dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pembinaan olahraga nasional.
Ia juga menyoroti kontribusi signifikan dari cabang olahraga Olimpiade yang menunjukkan peningkatan prestasi dan bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Sejumlah cabang seperti bulu tangkis, atletik, renang, menembak, triathlon, tenis, angkat besi, panahan, skateboard, dan panjat tebing menjadi tulang punggung perolehan medali Indonesia.
Tim Equestrian Indonesia yang terdiri dari Brayen Nathan Brata Coolen, Raymen Kaunang, Dirga Wira Ramadhan Saputra, dan Arserl Rizki Brayudha meraih medali emas SEA Games 2025 di Chonburi, Rabu (17/12/2025)
“Saya mengusulkan sudah saatnya kita fokus pada pembinaan cabor Olimpiade. Hasil di Thailand ini membuktikan kita punya potensi pada cabor Olimpiade jika dilakukan dengan baik,” ujar Okto.
Menurutnya, target Indonesia ke depan tidak hanya berhenti di SEA Games, melainkan juga Asian Games dan Olimpiade.
Menpora Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa syukur atas tercapainya target 80 emas Indonesia di SEA Games 2025.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang telah menunjukkan semangat juang luar biasa.
“Alhamdulillah Indonesia sukses menembus target 80 emas. Ini semua berkat perjuangan para atlet yang gigih, dan tak kenal menyerah," kata Erick Thohir.
"Terima kasih, kalian adalah pahlawan olahraga yang membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya terus berkumandang dari arena ke arena SEA Games."
"Kemudian juga terima kasih untuk para official, serta para ketua umum federasi yang selama masa persiapan sampai pelaksanaan SEA Games selalu bersama para atlet terus memberikan motivasi," lanjutnya.
Pria kelahiran Jakarta pada 30 Mei 1970 itu juga menegaskan arti penting posisi kedua bagi Indonesia.
“Kita juga bersyukur kita menempati peringkat kedua sampai saat ini, di mana setelah tahun 1995, saat kita tidak menjadi tuan rumah, kita hanya bisa maksimal ada di ranking tiga," tegas Erick Thohir.
"Artinya kita merangkai kembali sejarah baru catatan baik Indonesia di pentas olahraga Asia Tenggara seperti pesan Bapak Presiden."
Panahan dan Cabor Lain Jadi Penentu Tambahan Emas
Target 80 emas Indonesia dipastikan pada Kamis petang setelah tim putri kabaddi meraih podium tertinggi usai mengalahkan Malaysia dengan skor 24-23 di nomor women three stars finals.
Selain itu, tambahan emas datang dari cabang triathlon, perahu naga, modern pentathlon, serta panahan.
Dua emas dari cabang panahan disumbangkan oleh tim women’s team compound dan women’s individual compound, mempertegas peran penting panahan dalam mendongkrak posisi Indonesia di klasemen SEA Games 2025.
Menpora Erick mengingatkan agar pencapaian ini tidak membuat seluruh elemen olahraga nasional terlena.
“Kita boleh berbangga atas pencapaian kita saat ini. Tapi jangan tenggelam dalam euforia," ungkap Menpora RI itu.
"Kita harus segera kembali rapatkan barisan, kembali fokus dan jalani pemusatan latihan untuk kembali berjuang di Asian Games 2026,” pungkasnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang