Gulat Indonesia Panen Medali di SEA Games 2025, Aliansyah Pertahankan Emas Greco-Roman

Pegulat Indonesia Muhammad Aliansyah Raih Medali Emas
Pegulat Indonesia Muhammad Aliansyah Raih Medali Emas

 Cabang olahraga gulat kembali menyumbang prestasi bagi Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Tim gulat Merah Putih mengamankan satu medali emas dan tiga perak dari nomor greco-roman yang digelar di Pacific Park Sriracha, Chonburi, Rabu 17 Desember 2025.

Medali emas dipersembahkan M Aliansyah dari kelas 67 kilogram putra. Pegulat andalan Indonesia itu sukses mempertahankan gelar juara yang sebelumnya ia raih pada SEA Games 2023 Kamboja, sekaligus menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.

Aliansyah tampil impresif sejak babak penyisihan Grup A. Ia menyapu bersih tiga kemenangan atas atlet Myanmar Tun Wana dengan skor 4-0, pegulat Vietnam Bui Manh Hung 3-1, serta wakil Filipina Joe Fer Callado 4-0. Hasil tersebut mengantarkannya melaju ke semifinal.

Pada semifinal, Aliansyah kembali menunjukkan superioritas dengan menundukkan pegulat Laos Dawson Sihavong tanpa perlawanan berarti lewat skor 4-0. Di partai final, ia kembali berhadapan dengan rival lamanya, Bui Manh Hung. Duel ulangan dua edisi SEA Games itu kembali dimenangkan Aliansyah dengan skor 3-1 untuk memastikan emas tetap berada di tangan Indonesia.

Sementara itu, tiga medali perak Indonesia diraih dari kelas 77 kilogram, 87 kilogram, dan 97 kilogram putra. Di kelas 77 kilogram, Andika Sulaeman gagal mempertahankan emas yang ia raih pada SEA Games 2023. Meski tampil solid sejak penyisihan dan menyingkirkan pegulat tuan rumah Wisit Thamwirat di semifinal, Andika harus mengakui keunggulan pegulat Vietnam Nguyen Cong Manh 1-3 pada laga final.

Nasib serupa dialami Lulut Gilang Saputra di kelas 87 kilogram putra. Juara SEA Games edisi sebelumnya itu harus puas dengan medali perak setelah kalah dari pegulat Vietnam Nghiem Dinh Hieu. Kelas ini menggunakan format round robin yang diikuti lima atlet.

Lulut sempat kalah telak 1-9 dari Dinh Hieu pada laga awal, namun bangkit dengan meraih tiga kemenangan beruntun atas pegulat Singapura, Filipina, dan Thailand untuk mengunci posisi kedua.

Medali perak ketiga disumbangkan Ashar Ramadhani di kelas 97 kilogram putra. Ashar melaju ke final usai mencatat dua kemenangan di fase grup dan menyingkirkan pegulat tuan rumah Anis Baimud dengan skor 4-0 pada semifinal. Namun di partai puncak, ia harus mengakui keunggulan pegulat Vietnam Nguyen Minh Hieu dengan skor 1-4.

Cabor gulat SEA Games 2025 masih akan berlanjut selama dua hari ke depan, Kamis dan Jumat 18–19 Desember 2025. Indonesia dijadwalkan menurunkan atlet di delapan kelas disiplin gaya bebas, dengan harapan menambah pundi-pundi medali bagi kontingen Merah Putih.