Fantastis! Tim Atletik Indonesia Lampaui Target SEA Games 2025, Borong 9 Emas
Tim Atletik Indonesia menuntaskan perjuangan di SEA Games ke-33 Thailand 2025 dengan hasil membanggakan. Kontingen Merah Putih sukses mengoleksi total 9 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu sepanjang enam hari pertandingan yang digelar di Stadion Supachalasai, Bangkok.
Capaian tersebut memastikan Indonesia melampaui target awal tujuh emas yang dipatok Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Hasil ini juga menjadi bukti peningkatan prestasi dibandingkan SEA Games Kamboja 2023.
Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi kerja keras seluruh atlet dan tim pendukung. Ia menilai raihan ini merupakan buah dari transformasi sistem pembinaan yang dijalankan secara konsisten.
“Pencapaian sembilan medali emas ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan transformasi pembinaan. Ini menegaskan bahwa atletik Indonesia berada di jalur yang tepat menuju level Asia dan dunia,” kata Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.
Performa solid Indonesia sudah terlihat sejak hari pertama. Diva Renatta Jayadi membuka kran emas lewat nomor lompat galah putri. Atlet muda tersebut mencetak lompatan 4,35 meter yang sekaligus memecahkan rekor SEA Games dan mempertajam rekor nasional.
Dominasi berlanjut di nomor lari gawang putri. Dina Aulia tampil gemilang dengan meraih emas, sementara Emilia Nova menyusul di posisi kedua, menghadirkan double podium bagi Indonesia.
Di sektor nomor lapangan, Maria Natalia Londa kembali menunjukkan kelasnya dengan merebut emas lompat jangkit putri. Medali tersebut menjadi yang ke-17 bagi Maria sepanjang kariernya di SEA Games.
Puncak kejayaan terjadi pada hari keempat saat Indonesia menyapu bersih empat emas dari nomor jalan cepat 20 kilometer dan marathon. Hendro dan Violine Intan merajai jalan cepat, sedangkan Robi Syianturi serta Odekta Elvina Naibaho tampil sebagai juara marathon putra dan putri. Torehan ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia di SEA Games.
Sumbangan emas lainnya datang dari Abd Hafiz di nomor lempar lembing putra. Ia tak hanya meraih emas, tetapi juga mencetak rekor nasional baru. Prestasi tersebut dilengkapi medali perak dari Silfanus Ndiken.
Emas terakhir Indonesia disumbangkan Emilia Nova dari nomor sapta lomba putri pada hari penutupan. Ia sekaligus mempertajam rekor nasional atas namanya sendiri.
Meski sukses besar, PB PASI menegaskan tidak akan berpuas diri. Fokus selanjutnya adalah persiapan menghadapi sejumlah ajang internasional pada 2026, termasuk Kejuaraan Atletik Asia Indoor, Kejuaraan Asia U-20, hingga Asian Games 2026 di Nagoya.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemenpora RI atas dukungan kebijakan dan anggaran, serta kepada MIND ID yang telah setia mendampingi perjalanan pembinaan atletik nasional. Sinergi ini adalah kunci keberhasilan kita di panggung dunia," ujar Luhut
“Hasil ini menjadi modal penting, tetapi evaluasi tetap akan kami lakukan demi menjaga konsistensi prestasi atletik Indonesia,” pungkas Luhut.