Atletik Indonesia Mengerikan, Lewati Target di SEA Games 2025
Tim Nasional Atletik Indonesia menunjukkan performa gemilang hingga hari keempat pelaksanaan SEA Games Thailand 2025. Dengan torehan tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu, kontingen atletik Merah Putih dipastikan telah melampaui target awal yang ditetapkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).
Capaian impresif ini diraih lewat performa konsisten para atlet sejak hari pertama pertandingan. Pada hari pembuka, atletik Indonesia langsung mengoleksi satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Nama Diva Renatta Jayadi mencuri perhatian setelah tampil luar biasa di nomor lompat galah putri dengan lompatan setinggi 4,35 meter. Prestasi tersebut sekaligus memecahkan rekor SEA Games dan rekor nasional.
Momentum positif berlanjut di hari kedua. Dina Aulia tampil dominan di nomor 100 meter gawang putri dan memastikan medali emas di partai final. Keberhasilan Indonesia semakin lengkap setelah Emilia Nova menyabet medali perak di nomor yang sama, menciptakan double podium. Dari nomor decathlon/dasalomba putra, Idan Fauzan Richsan turut menyumbangkan medali perunggu.
Pada hari ketiga, Maria Natalia Londa kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu atlet terbaik Indonesia di ajang SEA Games. Ia meraih medali emas nomor lompat jangkit putri dengan lompatan sejauh 13,85 meter. Medali tersebut menjadi yang ke-17 bagi Maria sepanjang partisipasinya di SEA Games.
Dominasi atletik Indonesia mencapai puncaknya pada hari keempat dengan tambahan empat medali emas dari nomor jalan cepat 20 kilometer dan marathon. Hendro dan Violine Intan sukses mengawinkan emas di nomor jalan cepat putra dan putri. Sementara itu, Robi Syianturi dan Odekta Elvina Naibaho tampil perkasa di nomor marathon putra dan putri. Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil meraih emas ganda dari nomor jalan cepat dan marathon dalam satu edisi SEA Games.
Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi pencapaian para atlet dan menegaskan hasil ini merupakan buah dari pembinaan jangka panjang yang terencana.
“Capaian hingga hari keempat ini menunjukkan target yang kami tetapkan bisa dilampaui lebih cepat. Ini adalah hasil dari pembinaan berkelanjutan di Pusat Pelatihan Atletik Pangalengan, disiplin latihan, serta kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung. Kami berharap para atlet tetap fokus dan konsisten hingga hari terakhir,” ujar Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin 15 Desember 2025.
PB PASI pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan atletik nasional melalui peningkatan kualitas kompetisi, pemusatan latihan berkelanjutan, serta dukungan sport science demi menjaga kesinambungan prestasi di level Asia Tenggara dan Asia.
Dengan masih tersisa dua hari pertandingan, peluang Tim Nasional Atletik Indonesia untuk menambah perolehan medali di SEA Games Thailand 2025 masih terbuka lebar