Produsen Rempah Asli Indonesia Ini Tegaskan Kesejahteraan Karyawan dan Lingkungan Sejalan dengan Pertumbuhan Bisnis
Sebagai perusahaan yang bergerak di industri pengolahan rempah, minyak atsiri, dan penyedia layanan laboratorium berstandar Internasional, PT Natura Perisa Aroma (NPA) menempatkan inovasi, efisiensi proses, dan keberlanjutan sebagai pilar operasional.
Managing Director PT Natura Perisa Aroma, Billy Laurence mengungkapkan, NPA terus mengembangkan sistem produksi yang higienis, presisi tinggi, serta berbasis teknologi. Hal itu untuk menjamin mutu produk dan konsistensi pasokan bagi pelanggan industri di dalam dan luar negeri.
“NPA akan terus memperkuat budaya kerja yang inovatif, bertanggung jawab, serta memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Billy dikutip dari keterangannya, Senin, 15 Desember 2025.
Atas komitmen tersebut NPA pun resmi meraih Penghargaan Paramakarya 2025 untuk Kategori Perusahaan Besar pada ajang Naker Award 2025 yang diselenggarakan pada 8 Desember 2025 di Jakarta. Penghargaan ini diterima langsung oleh Managing Director PT Natura Perisa Aroma, Billy Laurence, dan diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, didampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.
Paramakarya merupakan penghargaan nasional tertinggi di bidang produktivitas yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan kepada produsen Nekaboga ini , yang mampu menunjukkan peningkatan dan konsistensi produktivitas secara berkelanjutan. Tahun 2025, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan kinerja unggul dalam inovasi, efisiensi energi, kualitas proses, dan kontribusi pada kesejahteraan tenaga kerja.
“Paramakarya 2025 bukan sekadar penghargaan, tetapi pengingat agar kami terus bergerak maju,” ungkap Billy.
Penghargaan Paramakarya menegaskan keberhasilan NPA dalam menerapkan sistem manajemen produktivitas yang terukur, adaptif, dan berorientasi perbaikan berkelanjutan. Lalu, fokus pada inovasi proses dan efisiensi energi untuk menekan limbah serta menjaga keberlanjutan produksi, meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan teknis, vokasi, dan penguatan budaya kerja efektif
“Menjaga kepatuhan ketenagakerjaan, termasuk penerapan K3, hubungan industrial harmonis, dan fasilitas kerja yang mendukung kenyamanan karyawan,” tegasnya.
“Penghargaan ini menjadi penutup tahun yang sangat membanggakan bagi kami. Ini bukti nyata bahwa dedikasi NPA dalam industri rempah, minyak atsiri, serta laboratorium penguji produk telah diakui secara nasional dan berstandar internasional. Kami akan terus menjaga standar mutu dan produktivitas untuk membawa nama Indonesia semakin kuat di pasar global,” tambahnya.
Proses seleksi meliputi penilaian dokumen, asesmen lapangan, verifikasi, hingga evaluasi oleh tim ahli Kementerian Ketenagakerjaan. Penghargaan ini menjadi standar nasional dalam mendorong dunia usaha memperkuat daya saing serta kontribusi terhadap ekonomi berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja Cris Kuntad, dalam sambutannya turut menyampaikan, “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ketenagakerjaan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” singkatnya.