Indonesia Juara Umum Bulu Tangkis SEA Games 2025, Bawa Pulang 3 Emas
Indonesia dipastikan menjadi juara umum bulu tangkis SEA Games 2025 berkat raihan total 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.
Total 10 medali tersebut datang dari dua nomor, yakni beregu dan individual.
Seperti diketahui, tim bulu tangkis putra Indonesia sukses jadi kampiun nomor beregu SEA Games 2025 usai mengalahkan Malaysia 3-0 di final.
Sementara itu, tim putri Indonesia sukses membawa pulang medali perak. Pada partai final, tim bulu tangkis putri Indonesia takluk 1-3 dari tuan rumah Thailand.
Setelah itu, delapan medali tambahan berhasil direngkuh atlet-atlet kebanggaan Tanah Air di nomor individual.
Rinciannya, Indonesia meraih dua emas, Indonesia sukses meraih dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Sepasang emas datang dari Alwi Farhan (tunggal putra) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.
Alwi Farhan meraih emas usai mengalahkan rekan sesama Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah.
Alhamdulillah gelar ini saya tidak pernah sangka akan datang dengan apa yang sudah saya lalui selama sepanjang tahun ini," ucap Alwi Farhan dalam keterangan tertulis dari PBSI yang diterima KOMPAS.com.
"Sebelum main SEA Games saya mengalami momen-momen yang berat tapi saya cukup apresiasi diri saya karena saya tidak gampang menyerah apa pun kondisinya."
"Saya masih mau survive, saya masih mau belajar dan apa pun caranya saya bisa bertahan sampai detik ini. Ini karena berkat rezeki yang Allah kasih dan dukungan dari orang tua, dari pelatih, dan juga psikolog saya yang selalu menemani saya setiap hari," ucap Alwi Farhan.
Momen ini kian terasa lengkap bagi Alwi Farhan, seiring kehadiran nama-nama legendaris yang jadi idolanya.
"Betapa senang dan bangganya saya tadi saat pemberian medali yang hadir adalah legenda-legenda (Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei) yang saya amati ketika saya tumbuh besar. Saya selalu menonton mereka," tutur Alwi Farhan.
Sementara itu, Sabar/Reza mengamankan medali emas di nomor individu usai mengalahkan ganda unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua set langsung 21-14, 21-17.
"Pastinya sangat senang, sangat bersyukur. Ini salah satu berkat yang luar biasa kami bisa masuk tim SEA Games di last minute, hitungannya."
"Dan kami bisa memberikan penampilan yang terbaik baik itu di individual, baik itu di tim kemarin. Mudah-mudahan ini menjadi tren positif untuk kami, menjadi motivasi untuk untuk lebih meraih prestasi lain," tutur Sabar Karyaman Gutama.
Ketika meraih gelar juara di nomor beregu silam, Sabar/Reza juga sukses membekuk Aaron/Soh.
"Kami tidak menyangka bisa dapat dua medali emas di sini karena kami tahu juga pasangan Malaysia dan Leo/Bagas yang bagus-bagus, mereka termasuk pasangan top. Kami hanya coba tidak mau kalah saja di lapangan," kata Moh. Reza Pahlevi Isfahani.
"Ini perjalanan yang sangat-sangat tidak bisa saya bayangkan karena kami benar-benar memulai dari bawah dan sekarang bisa main SEA Games dan dapat medali emas. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ucapnya.
Raihan medali Indonesia di nomor individu dilengkapi oleh Ana/Trias dan Moh. Zaki Ubaidillah yang meraih perak.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (ganda putri), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran) mempersembahkan perunggu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang