Indonesia Tambah Emas SEA Games 2025 dari Balap Sepeda, Taklukkan Thailand di Road Race Beregu Putra

Pesepeda Aiman Cahyadi di SEA Games 2025
Pesepeda Aiman Cahyadi di SEA Games 2025

 Kontingen Indonesia menambah koleksi medali emas pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Kali ini, prestasi datang dari cabang balap sepeda setelah tim road race beregu putra tampil dominan dan keluar sebagai yang tercepat dalam nomor team time trial.

Tim Indonesia yang diperkuat Maulana Astnan Al Hayat, Aiman Cahyadi, Muhammad Raihan Maulidan, dan Muhammad Syelhan Nurrahmat sukses mencatatkan waktu 1 jam 13 menit 27 detik untuk menuntaskan lintasan sepanjang 48,5 kilometer di Burapha Prachaphakdi Park, Prachin Buri, Minggu.

Catatan waktu tersebut memastikan Indonesia meraih medali emas, sekaligus mengungguli tuan rumah Thailand yang harus puas dengan perak setelah finis 1 jam 14 menit 31 detik. Sementara itu, medali perunggu diraih Filipina dengan waktu 1 jam 16 menit 08 detik.

Keberhasilan di nomor road race beregu putra ini menjadi medali emas kedua bagi cabang balap sepeda Indonesia di SEA Games 2025. Sebelumnya, emas lebih dulu dipersembahkan Rendy Varera Sanjaya dari nomor mountain bike cross country eliminator.

Pada nomor tersebut, Rendy tampil impresif dengan mengalahkan sembilan pesaing, termasuk atlet Malaysia Zulfikri Zulkifli yang meraih perak, serta atlet Filipina Mark Louwel Valderama yang membawa pulang perunggu.

Tak hanya emas, Rendy juga menyumbangkan medali perak dari nomor downhill putra dengan catatan waktu 2 menit 38,714 detik. Medali emas nomor ini diraih atlet Thailand Methasit Boonsane, sedangkan perunggu menjadi milik atlet Filipina John Derick Fart.

Tambahan medali perak juga disumbangkan dari nomor downhill putri melalui Riska Amelia Agustina. Ia mencatatkan waktu 3 menit 04,874 detik dan harus mengakui keunggulan atlet Thailand Vipavee Deekaballes yang meraih emas. Perunggu kembali jatuh ke tangan atlet Thailand Ritthidet Kanokrat.

Dengan rangkaian hasil tersebut, cabang balap sepeda sejauh ini telah menyumbangkan dua medali emas dan dua medali perak untuk Kontingen Merah Putih, sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan balap sepeda di kawasan Asia Tenggara.