Panitia Blunder! Bendera Salah Pasang, Perenang Indonesia Tetap Sikat Tiket Final

Atlet renang muda Indonesia, Adelia Chantika Aulia
Atlet renang muda Indonesia, Adelia Chantika Aulia

 Hari ketiga cabang renang SEA Games 2025 di Bangkok diwarnai insiden yang tak biasa. Panitia sempat melakukan kesalahan fatal dalam penempatan bendera tanda 5 meter terakhir pada nomor 200 meter gaya punggung putri.

Namun di tengah situasi tersebut, para perenang Indonesia tetap mampu menunjukkan fokus dan memastikan tempat di babak final.

Insiden terjadi saat Adelia Chantika Aulia turun di nomor 200 meter gaya punggung putri. Kesalahan bendera yang menjadi penanda penting bagi perenang itu langsung mengganggu ritme lomba. Meski begitu, Adelia tetap mencatatkan waktu 2:24.84 dan melaju ke final.

“Alhamdulillah walau ada sedikit kendala panitia tadi salah bendera, tapi aku masih lolos ke final. Tinggal coba lagi nanti sore,” ujar Adelia.

Tak hanya Adelia, Indonesia juga tetap panen finalis di sesi pagi kualifikasi yang berlangsung di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Jumat 12 Desember 2025.

Dari nomor 100 meter gaya bebas putri, Nadia Aisha Nurazmi (57.53) dan Serenna Karmelita Muslim (58.92) sama-sama melaju ke final.

Sementara dari nomor 400 meter gaya bebas putri, Izzy Dwifaiva Hefrisya mencatat waktu 4:30.80 dan memastikan satu tiket final tambahan bagi Merah Putih.

Pelatih timnas renang Indonesia, Albert C. Sutanto, mengakui insiden teknis itu tak bisa dianggap sepele.

“Untuk Adelia, panitia seharusnya tidak boleh melakukan kesalahan fatal seperti tadi. Akhirnya semua perwakilan dipanggil dan disepakati bahwa heat Adelia meloloskan seluruh peserta,” ujar Albert.

Meski diwarnai insiden, kontingen Indonesia tetap melaju dengan kekuatan penuh. Total enam perenang dan satu tim gaya ganti putra siap turun di babak final sesi sore. Semangat juang para atlet Indonesia terbukti tak goyah, bahkan ketika panitia justru membuat kekeliruan di lintasan.