Viral Badan Gajah Sumatera di Tempat Wisata di Bali Dilukis Pakai Cat, Tuai Kecaman Publik

Gajah Sumatera dilukis pakai cat
Gajah Sumatera dilukis pakai cat

 Pengguna media sosial dibuat geram usai video yang menunjukkan gajah di salah taman wisata dan konservasi Gajah di Ubud Bali. Dalam video yang diunggah di media sosial, nampak Gajah Sumatera dilukis dengan cat yang diklaim organik dan mudah dicuci yang ada di sana.

Akun instagram @anakgajjah_ sempat membagikan momen dimana Gajah Sumatera tersebut berjalan berdampingan dengan pemilik tempat wisata tersebut. Tubuh Gajah Sumatera tersebut terlihat sudah dilukis menggunakan cat lukisan.

”Cantik tak dilukis, ayo kita ke pond,” kata wanita tersebut.

Tak hanya itu saja, dalam video lainnya yang diunggah di akun tersebut, tampak beberapa wisatawan asing ikut berpartisipasi dalam proses pelukisan di tubuh gajah Sumatera tersebut.

Setelah sesi pelukisan di tubuh gajah tersebut, wisatawan asing di sana juga dibawa untuk menikmati momen memandikan gajah. Bahkan terlihat beberapa wisatawan ikut menaiki gajah tersebut saat gajah-gajah tersebut memasuki air.

“Serius emang boleh gajah dilukis gini, meskipun katanya pakai cat kapur organik?? Kasihan liatnya. (Tolong jawab bagi yang paham, mungkin postingan ini lewat di beranda dokter hewan atau siapapun yang paham, tolong jelaskan bahaya atau tidak badan gajah dilukis gitu,” tulis pemilik akun tersebut.

Melanie Subono

Melanie Subono juga nampak ikut berkomentar terkait dengan inisiden ini. Melalui akun Instagramnya Melanie mengungkap rasa kekesalannya terhadap insiden ini.

”Selamat pagi @elephantsbali dan ibu @yaniemason ini adalah postingan terbuka. Tahun 2019 follower-follower saya (melalui saya) memnangkan ’petisi’ untuk menghentikan Gajah Tunggang di Borobudur, plus mengadukan ke@unesco dan @kemenpar.ri. Gajah terkenal sekali ’bagian belakangnya lemah’ ’kan Cuma ditunggang 2 orang’ yes 2 orang kali berapa sehari, kali setahun. Paham ampe situ? Kedua ini contoh gajah ada di tangan tidak layak menggambar gajah ini LUCU?,” tulis Melanie Subono.

Melanie juga meluapkan kemarahannya tatkala melihat gajah tersebut disebut lucu lantaran dilukis menggunakan cat yang diklaim organik dan mudah dicuci. Dia bahkan mencoba membalikkan kondisi tersebut kepada pemilik tempat wisata tersebut.

”’Tapi ini kan ga beracun kok’ Good... ambil ANAKMU dan LUKIS MUKA dia tiap hari.. muka anak dilukis juga lucu kok, kan ga beracun. Paham lagi sampe sini??,” tulis Melanie.

Melanie juga menumpahkan kekesalannya kepada Kementerian Kehutanan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali terkait dengan insiden ini.

”Hai @kemenhut dan @bksda_bali... saya yakin kalian TAU soal ini.. untuk yang ini saya ga akan berhenti. Mau diketawain lagi di dunia tentang cermin pariwisata kita?? Ribuan tempat di dunia punya gajah sebagai pariwisata belajar gih.. cari ide lain yang menghibur. This is NOT FUNNY at All. Yakin bu, ini memenuhi tata KESEJAHTERAAN HEWAN (Animal Welfare),” tulis Melanie.