Daftar 13 Kosmetik Menyesatkan dengan Klaim Perbaikan Fungsi Vital Pria
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 13 kosmetik yang menyesatkan. Produk ini mengklaim dapat memperbaiki fungsi vital pria.
Penemuan didapat dari pengawasan di berbagai platform digital. Ini termasuk marketplace dan media sosial untuk klaim yang melanggar.
BPOM menindaklanjuti temuan tersebut. Mereka melakukan penelusuran ke sarana produksi dan distribusi produk terkait.
Penelusuran memastikan kebenaran, legalitas produk, serta kepatuhan pelaku usaha.
Produk yang ditemukan BPOM kemudian dinyatakan melanggar norma dan mengandung klaim yang menyesatkan.
“Saat ini, kami masih menemukan adanya pelaku usaha yang memanfaatkan ruang digital tanpa tanggung jawab, dengan memasarkan produk secara agresif dan dengan klaim vulgar, ini merupakan bentuk pelanggaran serius yang dapat membahayakan, merugikan masyarakat serta melanggar hukum,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (10/12/2025).
13 Kosmetik Menyesatkan dengan Klaim Perbaikan Fungsi Vital Pria
Ikrar menjelaskan, promosi produk kosmetik yang ditemukan ternyata menyesatkan. Klaimnya terkait perbaikan fungsi organ vital pria.
Contohnya seperti perbaikan sperma, atasi impotensi, menjaga tegang tahan lama, hingga perbesar pembuluh cavernous.
Klaim bernuansa medis atau melanggar norma tidak sesuai definisi kosmetik. Kosmetik bukan produk untuk pengobatan.
Kosmetik juga tidak bertujuan meningkatkan fungsi fisiologis tubuh. Klaim ini bertentangan dengan Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024.
Sebagai tindak lanjut, BPOM memberikan peringatan keras kepada pelaku usaha.
Taruna memerintahkan penarikan, pemusnahan produk, serta penghentian iklan.
BPOM juga telah mencabut izin edar kosmetik tersebut. Ini upaya menciptakan ekosistem perdagangan digital yang aman dan jujur.
“BPOM tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku usaha yang memelintir informasi demi keuntungan dengan menipu konsumen. Jika masih ada oknum yang mencoba memanfaatkan celah dan mengabaikan keselamatan masyarakat, maka siap-siap kami tindak tegas sesuai ketentuan,” kata Taruna.
Taruna meminta pelaku usaha jujur demi menjaga citra industri kosmetik nasional. Integritas membantu industri nasional bertumbuh sejajar dunia internasional.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat menjadi konsumen cerdas dan jangan mudah percaya klaim berlebihan atau efek instan.
Masyarakat harus senantiasa melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli.
Laporkan dugaan aktivitas ilegal/berbahaya dan promosi berlebihan ke Contact Center HALOBPOM 1500533 atau Balai POM setempat.
Daftar 13 kosmetik menyesatkan bisa dilihat melalui tautan ini:
- Lampiran daftar 13 kosmetik dengan promosi yang tidak sesuai norma kesusilaan.