Genjot Bisnis Produk Kesehatan dan Kecantikan, Brand UMKM Asal Tulungagung Ini Kembangkan Konsep Multi-Brand

Duzi Mart
Duzi Mart

 Kebutuhan masyarakat yang terus meningkat akan produk perawatan kesehatan dan kecantikan (wellness) merupakan peluang yang besar dan dimanfaatkan dengan baik oleh pengusaha lokal. Salah satunya adalah brand UMKM asal Tulungagung Jawa Timur, bernama Duzi Mart.

Merek kecantikan lokal yang mulai dirintis sejak 2024 ini mengembangkan konsep multi-brand retail sebagai bagian dari strategi untuk menghadirkan beragam produk berbasis wellness dalam satu platform. Sejak awal, Duzi Mart dirancang sebagai retail modern yang memadukan distribusi digital, pengelolaan kategori produk, dan kerja sama dengan berbagai brand dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produk yang tersedia di mencakup sejumlah kategori yang cukup luas, seperti susu kesehatan, herbal, suplemen, skincare, produk perawatan tubuh, serta kebutuhan penunjang gaya hidup sehat lainnya. Dengan model seperti itu, Duzi Mart menempatkan dirinya bukan semata sebagai toko dengan satu fokus kategori, melainkan sebagai kanal retail yang mencoba menjawab kebutuhan konsumen secara lebih menyeluruh. Pendekatan ini dipilih karena pola belanja masyarakat saat ini menunjukkan kecenderungan untuk mencari kemudahan akses dan kelengkapan pilihan dalam satu tempat.

Owner Abdu Sholeh mengatakan bahwa konsep multi-brand dipilih karena dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan katalog dan distribusi. Menurutnya, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan produk, tetapi juga kenyamanan saat mencari, membandingkan, dan membeli barang yang sesuai kebutuhan.

“Melalui konsep multi-brand, Duzi Mart ingin menghadirkan kemudahan akses terhadap berbagai kategori produk kesehatan dan kecantikan dalam satu ekosistem penjualan,” ujar Abdu dikutip dari keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, konsep multi-brand tidak hanya berarti menghadirkan produk dari banyak pihak. Duzi Mart juga menekankan perlunya proses seleksi internal agar setiap produk yang tersedia tetap sesuai dengan kategori yang dibangun. Hal itu dilakukan untuk menjaga konsistensi katalog sekaligus memastikan bahwa produk yang ditawarkan tetap relevan dengan karakter pasar yang dibidik. Dengan demikian, perluasan variasi produk tetap diimbangi dengan pengelolaan yang lebih terukur.

Selain menjalankan fungsi retail, Duzi Mart juga berperan sebagai channel distribusi bagi berbagai brand yang ingin memperluas jangkauan penjualan melalui platform digital. Peran ini menjadi penting karena banyak brand membutuhkan jalur distribusi yang telah memiliki sistem penjualan dan kanal pasar yang berjalan. Melalui marketplace dan platform digital lainnya, Duzi Mart berupaya menjadi penghubung antara brand dengan konsumen akhir secara lebih efisien.

Menurut Abdu, tantangan dalam mengembangkan usaha berbasis digital bukan hanya terletak pada penambahan produk, tetapi juga pada penguatan sistem operasional. Karena itu, pengelolaan katalog, pembaruan data produk, stok, koordinasi distribusi, hingga strategi penjualan lintas platform menjadi bagian dari proses yang dijalankan secara bertahap. Ia menilai, retail digital yang berkelanjutan memerlukan ketertiban sistem, bukan hanya agresivitas penjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari basis usaha di Tulungagung, brand ini dikembangkan dengan pendekatan yang menekankan adaptasi, relevansi, dan efisiensi. Bagi Abdu, membangun retail modern berarti menyiapkan fondasi yang cukup kuat agar usaha dapat berkembang dalam jangka panjang, bukan hanya mengejar pertumbuhan sesaat.

Ke depan, Duzi Mart berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai brand, meningkatkan jangkauan distribusi melalui kanal digital, serta memperkuat sistem pengelolaan agar tetap sesuai dengan dinamika pasar produk kesehatan dan kecantikan di Indonesia.