Top 12+ Sarapan Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas, dari Bubur Ayam hingga Ketupat Kandangan

Indonesia dikenal memiliki ragam kuliner yang kaya, termasuk menu sarapan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Situs kuliner dunia TasteAtlas merilis daftar 12 sarapan Indonesia terbaik atau Best Indonesian Breakfast Types, menampilkan hidangan populer yang dianggap mewakili kekayaan rasa nusantara.
Daftar ini menunjukkan betapa beragamnya makanan khas Indonesia yang dikonsumsi sebagai menu pagi, mulai dari bubur hangat, hidangan berbahan sagu, hingga olahan nasi khas daerah. Berikut rangkaian lengkapnya.
Bubur ayam kembali menempati posisi teratas sebagai sarapan Indonesia paling populer versi TasteAtlas. Hidangan ini berupa bubur nasi yang dimasak dengan kuah kaldu ayam hingga bertekstur lembut dan creamy. Kaldu biasanya dibumbui jahe, bawang putih, serta daun pandan.
Ayam suwir disajikan sebagai topping utama, dilengkapi kacang kedelai goreng, daun bawang, kerupuk, telur rebus, dan potongan cakwe. Beberapa pedagang juga menambahkan kuah kuning atau kecap asin–manis.
Sebagian penjual menawarkan jeroan ayam seperti ati, ampela, atau usus, yang menjadi ciri khas bubur ayam tradisional. Rasanya gurih dan ringan sehingga cocok sebagai menu sarapan populer bagi banyak orang.
2. Nasi Goreng
Nasi goreng merupakan salah satu makanan Indonesia paling dikenal dunia. Hidangan ini lazim dibuat dari nasi sisa kemarin agar teksturnya lebih kering dan mudah ditumis.
Bumbu dasar nasi goreng terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, serta terasi yang terlebih dahulu disangrai. Bumbu ditumis hingga harum, lalu nasi dimasukkan bersama tambahan seafood, ayam, atau daging sesuai selera.
Ciri khas nasi goreng Indonesia adalah penggunaan kecap manis yang memberi warna cokelat dan rasa manis gurih. Biasanya disajikan dengan telur ceplok atau telur dadar, kerupuk, acar, tomat, dan sambal.
Menu ini bisa dinikmati sebagai sarapan, makan siang, hingga makan malam.
3. Gado-gado
Gado-gado merupakan hidangan salad khas Indonesia berisi sayur rebus, tofu, tempe, dan telur. Ciri utama gado-gado terletak pada saus kacang, yang awalnya dibuat dari kacang mete sebelum beralih ke kacang tanah karena lebih mudah ditemukan.
Sebagai street food Indonesia, gado-gado sudah dikenal sejak abad ke-16 dan menjadi bagian penting dalam tradisi kuliner nusantara. Kerupuk menjadi pelengkap wajib yang memberi tekstur renyah.
4. Bubur Ketan Hitam
Ilustrasi bubur ketan hitam.
Bubur ketan hitam adalah bubur manis yang populer sebagai kudapan maupun sarapan ringan. Hidangan ini dibuat dari beras ketan hitam yang dimasak perlahan hingga menjadi bubur pekat, lalu disajikan dengan santan.Meski berasal dari Jawa, bubur ketan hitam kini dinikmati di banyak daerah. Menu ini juga kerap menjadi hidangan pembuka saat berbuka puasa pada bulan Ramadan.
5. Gudeg
Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta yang dibuat dari nangka muda, dimasak dalam santan dan gula merah hingga berjam-jam. Ada dua jenis, yaitu gudeg basah dan gudeg kering. Gudeg kering biasanya lebih populer karena tahan lama dan mudah dibawa.
Hidangan ini kerap dijual di warung gudeg maupun oleh pedagang kaki lima. Biasanya disajikan bersama ayam kampung, telur, sambal krecek, dan nasi hangat.
6. Soto Ceker
Soto ceker merupakan varian soto dari Jawa yang menggunakan ceker ayam sebagai bahan utama. Ceker dimasak lama hingga teksturnya empuk dan gelatinous.
Kuah soto biasanya berwarna bening atau kuning, diperkaya rempah seperti kunyit, bawang putih, jahe, dan sereh. Hidangan ini umumnya disajikan bersama nasi atau lontong, lengkap dengan sambal, seledri, dan bawang goreng.
7. Chai Tow Kway (Carrot Cake)
Meski dikenal sebagai “carrot cake”, chai tow kway tidak mengandung wortel. Hidangan Teochew ini dibuat dari tepung beras dan lobak putih yang dikukus lalu dipotong dadu.
Kue lobak kemudian digoreng dengan telur, bawang putih, dan lobak asin.
Makanan ini populer di Singapura, Malaysia, dan juga Indonesia, terutama di kawasan pecinan sebagai menu sarapan atau brunch.
8. Arem-arem
Ilustrasi arem-arem, terbuat dari nasi dan santan dalam bungkus daun pisang. Isinya sambal tempe.
Arem-arem adalah kudapan sarapan dari Jawa yang terbuat dari nasi berisi tumisan sayur, tempe, atau daging cincang. Nasi dibungkus daun pisang lalu dikukus atau dipanggang hingga aromanya keluar.Makanan ini mirip lontong, tetapi bertekstur lebih lembut. Arem-arem populer sebagai bekal sekolah, makanan selamatan, dan santapan pagi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
9. Papeda
Papeda adalah makanan pokok masyarakat Papua dan Maluku, terbuat dari sagu yang diseduh air panas hingga menjadi bubur kental dan lengket.
Karena rasanya hambar, papeda hampir selalu disajikan dengan ikan kuah kuning atau sayur tumis yang kaya bumbu.
Tradisi makan papeda dilakukan secara komunal dengan cara memutar bubur menggunakan garpu panjang sebelum dicelupkan ke kuah.
10. Kupat Tahu
Kupat tahu berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, dengan varian terkenal di Magelang, Singaparna, dan Bandung. Hidangan ini terdiri dari kupat, tahu goreng, dan saus kacang manis gurih.
Cita rasanya memadukan manis, gurih, dan segar dari bawang putih, cabai, gula merah, dan sedikit asam Jawa atau kecap manis. Tekstur kupat yang kenyal dipadukan dengan tahu renyah menjadikan menu ini favorit sebagai sarapan.
11. Tinutuan
Tinutuan, dikenal juga sebagai bubur Manado, merupakan bubur kaya sayuran yang menjadi ikon kuliner Sulawesi Utara. Hidangan ini menggabungkan nasi, jagung, ubi, daun gedi, kangkung, bayam, hingga labu kuning.
Rasanya gurih dan menyehatkan, sering disajikan bersama ikan asin, telur, sambal, atau ikan cakalang fufu. Kawasan Jalan Wakeke di Manado terkenal sebagai pusat penjual tinutuan setiap pagi.
12. Ketupat Kandangan
Posisi terakhir ditempati ketupat kandangan, hidangan khas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Sajian ini mengandalkan ketupat dan ikan gabus yang dimasak dalam kuah santan berwarna kuning pucat.
Kuahnya dibuat dari campuran rempah lengkap seperti kunyit, ketumbar, lengkuas, serai, bawang merah, dan bawang putih. Hidangan ini kerap disuguhkan saat momen istimewa, seperti Lebaran atau acara keluarga besar.
Di sejumlah daerah, ikan gabus kadang diganti dengan ikan patin atau bandeng, menyesuaikan ketersediaan bahan.
Daftar 12 sarapan terbaik Indonesia versi TasteAtlas ini menunjukkan keberagaman kuliner nusantara, dari makanan berbasis nasi, bubur sagu, hingga olahan sayuran.
Setiap hidangan memiliki kekayaan budaya dan cita rasa yang unik, menjadikannya representasi kuat dari sarapan tradisional Indonesia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang