Daftar 20 Hidangan Indonesia Terpopuler Versi TasteAtlas, Rendang dan Siomay Dapat Nilai Tinggi
- 1. Sate – 4,2 Bintang
- 2. Sambal – 4,1 Bintang
- 3. Laksa – 4,1 Bintang
- 4. Rendang – 4,3 Bintang
- 5. Soto – 4,1 Bintang
- 6. Ketupat – 3,6 Bintang
- 7. Bakso – 4,0 Bintang
- 8. Ayam Goreng – 4,3 Bintang
- 9. Nasi Goreng – 4,2 Bintang
- 10. Gulai – 4,3 Bintang
- 11. Siomay – 4,4 Bintang
- 12. Gado-gado – 3,9 Bintang
- 13. Betutu – 4,1 Bintang
- 14. Gorengan – 4,2 Bintang
- 15. Pecel – 4,2 Bintang
- 16. Perkedel – 4,3 Bintang
- 17. Pempek – 4,2 Bintang
- 18. Rawon – 4,2 Bintang
- 19. Nasi Kuning – 4,1 Bintang
- 20. Nasi Uduk – 4,2 Bintang

Situs referensi makanan dunia, TasteAtlas, merilis daftar 20 hidangan Indonesia terpopuler. Deretan kuliner Nusantara ini mendapat penilaian bintang berdasarkan cita rasa dan popularitas internasional.
Mulai dari sate, rendang, nasi goreng, hingga siomay masuk daftar sebagai makanan yang paling disukai pecinta kuliner dunia.
Berikut rangkumannya:
1. Sate – 4,2 Bintang
Sate merupakan hidangan berupa potongan daging tusuk yang dibakar lalu disajikan bersama saus, terutama bumbu kacang atau kecap. Asal-usul sate diyakini dari Jawa dan berkembang melalui pengaruh pedagang Muslim dari India.
Kini sate menjadi makanan nasional dan mudah ditemui mulai dari kaki lima hingga restoran kelas atas. Saus pelengkapnya beragam, mulai dari saus kacang, kecap, hingga saus nanas.
2. Sambal – 4,1 Bintang
Sambal adalah bumbu pelengkap khas Indonesia yang dibuat dari cabai dan garam, sering ditambah perasan jeruk, bawang, atau terasi. Rasa pedasnya kuat, aroma tajam, dan teksturnya pekat.
Kini sambal telah dikenal di berbagai negara dan dijadikan pelengkap untuk aneka hidangan daging, seafood, sayuran, maupun nasi.
3. Laksa – 4,1 Bintang
Laksa merupakan hidangan berkuah pedas dengan mi, populer di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dua varian utamanya ialah asam laksa berbasis asam jawa dan kari laksa yang gurih bersantan.
Biasanya laksa dinikmati sebagai hidangan utama di pusat jajanan atau hawker center.
4. Rendang – 4,3 Bintang
Rendang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Masakan ini dikenal karena proses memasak lama dan kaya rempah. Dahulu rendang diciptakan agar daging tahan lama saat pedagang Minang melakukan perjalanan jauh.
Bahan-bahannya bahkan memiliki simbol sosial: daging lambang pemimpin, kelapa lambang intelektual, cabai lambang agama, dan rempah lainnya lambang masyarakat.
5. Soto – 4,1 Bintang
Soto berkembang dalam beragam varian seperti coto Makassar atau tauto Pekalongan. Diduga berasal dari Jawa dan dipengaruhi kuliner Tionghoa.
Soto disajikan dengan beragam pelengkap seperti telur, jeroan, tahu, hingga sambal. Hidangan berkuah ini menjadi makanan kenyamanan (comfort food) masyarakat Indonesia.
6. Ketupat – 3,6 Bintang
ilustrasi ketupat. Ketupat adalah olahan beras dalam bungkus anyaman daun kelapa atau pandan. Bentuknya paling umum berupa kubus. Pada perayaan Idulfitri, ketupat menjadi hidangan penting dan memiliki makna religius.
Ketupat adalah olahan beras dalam bungkus anyaman daun kelapa atau pandan. Bentuknya paling umum berupa kubus. Pada perayaan Idulfitri, ketupat menjadi hidangan penting dan memiliki makna religius.Irisan ketupat biasanya disajikan bersama rendang, kari, atau bumbu kacang.
7. Bakso – 4,0 Bintang
Bakso adalah sop bola daging bertekstur kenyal dengan kuah kaldu hangat, mi, dan pelengkap seperti tahu, telur, atau pangsit.
Meskipun dikenal sebagai street food, bakso juga hadir di restoran mewah.
8. Ayam Goreng – 4,3 Bintang
Ayam goreng Indonesia dibuat dengan marinasi rempah seperti serai, kunyit, lengkuas, dan asam. Setelah direbus singkat, ayam kemudian digoreng hingga renyah.
Hidangan ini sering disajikan bersama nasi putih dan lalapan.
9. Nasi Goreng – 4,2 Bintang
Nasi goreng dianggap sebagai hidangan nasional Indonesia dan berkembang dari tradisi Tionghoa. Umumnya dinikmati sebagai menu sarapan menggunakan nasi sisa.
Rasanya khas karena penggunaan kecap manis, bawang, cabai, dan telur.
10. Gulai – 4,3 Bintang
Gulai adalah masakan berkuah kental berbasis santan dan rempah. Hampir semua bahan dapat digunakan, mulai dari daging, jeroan, ikan, hingga sayuran.
Hidangan ini berkembang di Sumatera dan dianggap "kari Indonesia".
11. Siomay – 4,4 Bintang
Siomay terdiri dari dumpling ikan, telur, kentang, tahu, kol, hingga pare, disiram bumbu kacang dan kecap manis, serta perasan jeruk nipis.
Siomay berasal dari pengaruh Tionghoa pada masa kolonial dan kini menjadi favorit di pusat jajan, terutama bagi pelajar.
12. Gado-gado – 3,9 Bintang
Gado-gado merupakan salad tradisional dengan sayur, telur, tempe, tahu, dan bumbu kacang. Awalnya menggunakan kacang mete, tetapi kini lebih umum memakai kacang tanah.
Gado-gado berasal dari Jakarta dan bisa disantap kapan saja.
13. Betutu – 4,1 Bintang
Ilustrasi bebek betutu, makanan khas Bali.
Betutu adalah hidangan upacara khas Bali. Ada dua varian: ayam betutu dan bebek betutu. Bumbunya terdiri dari kunyit, jahe, cabai, merica, dan terasi.Secara tradisional, betutu dimasak dalam oven tanah dengan proses panjang.
14. Gorengan – 4,2 Bintang
Gorengan adalah nama umum untuk jajanan goreng seperti pisang, ubi, tahu, aci, atau singkong. Disiapkan dengan adonan telur sebelum digoreng.
Makanan ini sangat populer sebagai camilan jalanan.
15. Pecel – 4,2 Bintang
Pecel adalah sayuran siram saus kacang khas Jawa. Sausnya dibuat dengan kacang, cabai, gula, terasi, air asam, dan daun jeruk.
Jika disajikan dengan nasi, hidangan ini disebut nasi pecel.
16. Perkedel – 4,3 Bintang
Perkedel merupakan makanan goreng dari kentang tumbuk, daging, jagung, atau ikan. Nama perkedel berasal dari frikadel yang merupakan pengaruh Belanda.
Sering dijadikan lauk soto ayam atau nasi kuning.
17. Pempek – 4,2 Bintang
Pempek berasal dari Palembang, dibuat dari campuran daging ikan dan tapioka. Disajikan bersama kuah cuka yang asam manis pedas.
Pempek dianggap sebagai kuliner warisan Palembang dan sangat populer di seluruh Indonesia.
18. Rawon – 4,2 Bintang
Rawon berasal dari Jawa Timur, berupa sup daging berwarna hitam dengan bumbu kluwek. Warna gelap dan rasa asam tanah menjadi ciri khas.
Biasanya disajikan bersama nasi, telur asin, tauge, dan sambal.
19. Nasi Kuning – 4,1 Bintang
Nasi kuning dimasak dengan santan dan kunyit, lalu dilengkapi lauk seperti ayam goreng, perkedel, udang, atau tempe.
Hidangan ini lekat dengan tradisi Jawa dan sering disajikan dalam acara perayaan.
20. Nasi Uduk – 4,2 Bintang
Nasi uduk dimasak dengan santan, serai, pandan, cengkeh, dan kayu manis. Aromanya harum dan teksturnya pulen.
Biasanya disajikan bersama lauk pauk, sambal, dan kerupuk. Nasi uduk diyakini berasal dari Jakarta.
Daftar ini menunjukkan bahwa kuliner Indonesia kaya akan cita rasa, budaya, dan sejarah. Banyak hidangan tradisional yang kini telah mendunia dan terus dinikmati oleh masyarakat internasional.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang