Banjir Sumatera Jadi Alarm Pentingnya Wisata Berkelanjutan
— Banjir di Sumatera menjadi pengingat kita akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan.
Hal itu ternyata juga berlaku untuk sektor pariwisata. Jangan sampai pariwisata malah merusak alam dan lingkungan, termasuk wisatawan/
Oleh karena itu, konsep pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism muncul sebagai pendekatan ideal untuk menikmati perjalanan tanpa merusak destinasi.
Menurut organisasi internasional Global Sustainable Tourism Council (GSTC), pariwisata berkelanjutan adalah upaya kita sebagai wisatawan untuk menjaga lingkungan pariwisata dan budaya di lokasi wisata yang didatangi.
“Sustainable tourism bukan hanya soal kesenangan; ini tentang menghormati alam, budaya, dan mendukung kesejahteraan masyarakat lokal,” tulis laman TravelLocal.
Tiga Elemen Penting Pariwisata Berkelanjutan
Berdasarkan dari TravelLocal dan GSTC, terdapat tiga elemen utama dari pariwisata berkelanjutan:
Wisata harus menjaga alam meminimalkan limbah, mengurangi jejak karbon, dan menghormati ekosistem setempat.
2. Sosial dan budaya
Wisatawan perlu menghormati adat, tradisi, dan masyarakat lokal. Perjalanan sebaiknya memberi manfaat sosial dan menjaga kelestarian budaya.
3. Ekonomi Lokal
Dengan memilih akomodasi lokal, produk komunitas, dan wisata yang dikelola warga, wisata bisa membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tuan rumah.
Bagaimana wisatawan bisa berkontribusi?
Menurut TravelLocal, ini dia cara yang bisa dilakukan wisatawan untuk tetap bertanggung jawab:
Ilustrasi liburan.
- Memilih penginapan ramah lingkungan atau lokal.
- Gunakan transportasi umum, berjalan kaki, atau naik sepeda dibanding kendaraan pribadi.
- Dukung ekonomi lokal dengan membeli produk atau suvenir dari komunitas setempat.
- Tidak membuang sampah sembarangan, terutama plastik
- Hormati adat dan norma lokal termasuk dalam berpakaian, berinteraksi, dan menghargai lingkungan serta budaya sekitar.
Mengapa pariwisata berkelanjutan itu penting?
Konsep pariwisata berkelanjutan menjadi jawaban untuk menjaga agar wisata tetap membawa keuntungan tanpa merusak destinasi.
GSTC dan pelaku industri pariwisata mendorong standar keberlanjutan sebagai bagian dari praktik wisata global.
Selain itu, bagi wisatawan modern — terutama generasi muda — keberlanjutan kini bukan pilihan, melainkan bagian penting dari gaya hidup dan nilai etis dalam bepergian.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang