Intip Daftar Negara Pemegang Bitcoin Terbanyak di Dunia, Ada Indonesia?

Bitcoin.
Bitcoin.

Bitcoin kini punya peran geopolitik yang makin besar. Pemerintah berbagai negara tak hanya mengatur aset kripto, tetapi juga menyimpannya sebagai cadangan negara. Sebagian diperoleh dari penyitaan kasus kriminal, sebagian dari tambang nasional, dan sebagian dari strategi ekonomi yang lebih agresif. 

Berdasarkan data BitcoinTreasuries.net per 31 Juli 2025, berikut negara dengan kepemilikan Bitcoin terbesar, menggunakan harga Bitcoin US$90.000 atau sekitar Rp1,5 miliar per BTC. 

Berikut daftar lengkapnya, sebagaimana dirangkum dari Visual Capitalist, Sabtu, 6 Desember 2025.

Bitcoin.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi pemegang Bitcoin terbesar di dunia dengan total sekitar 198.022 BTC. Sebagian besar berasal dari penyitaan aparat hukum, termasuk lebih dari 144.000 BTC dari kasus Silk Road. Meski pemerintah AS rutin melelang sebagian aset digital, cadangannya tetap yang terbesar secara global dengan nilai mencapai ratusan triliun rupiah.

2. China

China berada di posisi kedua dengan cadangan sekitar 190.000 BTC. Meskipun melarang perdagangan kripto, China menyimpan Bitcoin hasil penyitaan penambangan ilegal dan kejahatan aset digital. Pemerintah mempertahankan cadangan besar ini sebagai bagian dari pengelolaan aset negara.

3. Inggris

Inggris menguasai sekitar 61.245 BTC yang sebagian besar berasal dari penyitaan kasus kejahatan digital dan pencucian uang berbasis kripto. Aktivitas penegakan hukum yang intens membuat pemerintah Inggris menampung cadangan BTC cukup besar.

4. Ukraina

Ukraina menyimpan sekitar 46.351 BTC, yang diperoleh dari kombinasi penyitaan aset digital dan donasi kripto dari komunitas internasional selama konflik. BTC menjadi salah satu penopang penting dalam stabilitas finansial negara tersebut.

5. Korea Utara

Korea Utara memiliki sekitar 13.562 BTC, yang diduga kuat diperoleh melalui operasi siber dan aktivitas kelompok Lazarus. Meski kontroversial, jumlah cadangannya termasuk besar di tingkat global.

6. Bhutan

Bhutan memiliki sekitar 11.286 BTC, hasil dari operasi penambangan Bitcoin bertenaga listrik hidro yang berjalan secara senyap selama bertahun-tahun. Negara ini menjadi salah satu pemain mengejutkan dalam peta kepemilikan Bitcoin.

7. El Salvador

El Salvador menyimpan sekitar 6.257 BTC, menjadikannya satu-satunya negara yang membeli Bitcoin secara resmi sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional. Pemerintah terus menambah cadangan BTC sejak menjadikan Bitcoin alat pembayaran sah.

8. Venezuela

Venezuela memiliki sekitar 240 BTC, jumlah yang relatif kecil dan sebagian besar berasal dari penyitaan aset digital terkait kejahatan finansial. Negara ini belum menjadikan Bitcoin sebagai bagian strategis dari cadangan nasional.

9. Finlandia

Finlandia memegang sekitar 90 BTC, salah satu cadangan terkecil di daftar ini. Aset kripto yang disita pemerintah umumnya dilelang sehingga jumlah yang disimpan sebagai cadangan negara tetap minim.

Secara kolektif, negara-negara tersebut menguasai sekitar 2,506 persen suplai Bitcoin global dengan nilai yang mencapai ratusan triliun rupiah. Wow!

Di Mana Posisi Indonesia? 

Indonesia sendiri diketahui belum tercatat sebagai negara dengan cadangan bitcoin terbanyak. Selain itu, walaupun aset kripto sudah diatur sebagai komoditas yang sah diperdagangkan, pemerintah belum menunjukkan minat atau kebijakan khusus untuk menempatkan bitcoin sebagai bagian dari portofolio cadangan negara.