Daftar Negara yang Sudah Memblokir Roblox, Mulai Rusia hingga Turki
Platform permainan daring Roblox yang populer di kalangan anak-anak dan remaja, belakangan ini menjadi sorotan banyak negara. Sejumlah pemerintah mengambil langkah tegas dengan memblokir atau membatasi akses Roblox, karena kekhawatiran terhadap konten yang tidak pantas, risiko keamanan anak, serta nilai moral dan budaya lokal.
Berikut VIVA rangkum Jum’at, 5 November 2025, adalah ulasan lengkap mengenai negara-negara yang telah memblokir Roblox dan alasan di balik keputusan tersebut.
Roblox diblokir.
Rusia: Pemblokiran Terbaru pada Desember 2025
Rusia menjadi sorotan utama karena pada Desember 2025, lembaga regulator internet Roskomnadzor secara resmi memblokir akses ke Roblox. Pemerintah Rusia menilai platform tersebut menampilkan konten yang dianggap ekstremis dan propaganda LGBT, yang dinilai melanggar hukum lokal serta membahayakan perkembangan moral anak-anak.
Meskipun Roblox telah menerima beberapa peringatan sebelumnya, konten yang dianggap berbahaya masih tetap muncul, sehingga pemblokiran dianggap perlu untuk melindungi anak-anak dari risiko negatif yang mungkin timbul dari interaksi daring.
Qatar dan Turki: Kekhawatiran terhadap Anak
Qatar dan Turki juga termasuk negara yang memblokir Roblox. Di Qatar, keputusan ini diambil pada Agustus 2025, sedangkan Turki memblokir platform ini sejak Agustus 2024. Alasan utama keduanya hampir serupa: kekhawatiran bahwa anak-anak dapat terpapar konten yang tidak sesuai, berpotensi merusak moral, atau memicu eksploitasi daring. Pemerintah menekankan perlunya menjaga keamanan digital anak-anak sebagai prioritas utama.
Negara-negara Timur Tengah Lainnya
Selain Qatar dan Turki, beberapa negara Timur Tengah juga memblokir Roblox, meskipun dalam beberapa kasus larangan ini bersifat sementara atau kemudian dicabut.
- Oman membatasi akses ke platform ini sejak 2021 karena konten yang dianggap tidak pantas untuk anak-anak.
- Yordania mengambil langkah serupa dengan alasan keamanan anak dan potensi interaksi yang tidak aman di dalam game.
- Uni Emirat Arab (UEA) pernah memblokir Roblox sekitar 2018–2021, tetapi larangan ini kemudian dilonggarkan setelah evaluasi terhadap konten dan dampak platform.
- Arab Saudi juga sempat memblokir Roblox pada 2018–2019, menekankan bahwa platform dapat memicu pelecehan, ujaran kebencian, atau interaksi berbahaya bagi anak-anak.
Irak dan Tiongkok: Regulasi Ketat atas Konten Daring
Di Irak, pemerintah memblokir Roblox karena potensi risiko eksploitasi anak dan interaksi daring yang berbahaya. Sedangkan di Tiongkok, versi global Roblox tidak tersedia dan versi lokal telah ditutup, sejalan dengan kebijakan ketat pemerintah terhadap game daring dan kontrol konten digital.
Faktor Umum Pemblokiran Roblox
Beberapa alasan umum yang menjadi dasar pemblokiran Roblox di berbagai negara meliputi:
- Risiko keamanan anak: Banyak negara khawatir anak-anak dapat terpapar konten tidak pantas, kekerasan, pelecehan, atau predator daring.
- Konten bertentangan dengan nilai moral atau budaya lokal: Beberapa konten dianggap tidak sesuai, termasuk unsur dewasa atau isu LGBT, yang bertentangan dengan norma setempat.
- Regulasi internet yang ketat: Beberapa negara memiliki undang-undang yang membatasi akses ke platform yang memungkinkan interaksi bebas antar pengguna, untuk menjaga keamanan dan moral generasi muda.
Roblox.
Seiring meningkatnya perhatian global terhadap keamanan digital anak-anak, Roblox menjadi contoh platform yang mendapat sorotan dari berbagai negara.
Dari Rusia hingga Turki, dari Qatar hingga Oman, pemerintah mengambil langkah tegas untuk memblokir atau membatasi akses demi melindungi generasi muda dari konten yang dianggap berisiko.