Top 10+ Negara Paling Tidak Aman di Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Gallup merilis data The Global Safety Report 2025 yang menunjukkan 73 persen orang dewasa di seluruh dunia merasa aman berjalan sendirian di malam hari di daerah mereka tinggal.
Hasil laporan tersebut didasarkan pada data pelacakan global Gallup terhadap persepsi keselamatan publik yang diambil pada tahun 2024.
Hasilnya, Singapura kembali menempati peringkat teratas sebagai negara teraman di dunia untuk ke-12 kalinya.
Pada tahun 2024, sebanyak 98 persen warga Singapura merasa aman berjalan sendirian di malam hari, salah satu angka tertinggi yang pernah dicatat Gallup secara global.
Mana Negara Paling Tidak Aman di Dunia?
Berdasarkan data Gallup, terdapat 10 negara paling tidak aman di dunia. Di mana penduduknya paling tidak mungkin merasa aman berjalan sendiri saat malam hari.
Dari 10 negara tersebut, sebagian besar terletak di Afrika Sub-Sahara serta Amerika Latin dan Karibia. Sisanya, cuma ada satu negara yang di luar wilayah tersebut.
Negara-negara itu tidak terlibat dalam konflik geopolitik. Namun, menduduki peringkat teratas dalam hal persepsi keamanan terendah.
Hal itu mengindikasikan kondisi domestik seperti kejahatan kekerasan, ketidaksetaraan, dan tantangan tata kelola dapat mengikis keamanan publik bahkan tanpa adanya perang.
Lebih lanjut, berikut daftar 10 negara paling tidak aman di dunia, dari yang terendah:
- Afrika Selatan 33 persen
- Lesotho 34 persen
- Botswana 34 persen
- Liberia 37 persen
- Ekuador 38 persen
- Chili 39 persen
- Zimbabwe 40 persen
- Eswatini 40 persen
- Myanmar 41 persen
- Chad 41 persen
Afrika Selatan Jadi Negara Paling Tidak Aman di Dunia
Pada tahun 2024, warga Afrika Selatan adalah yang paling tidak mungkin merasa aman berjalan sendirian saat malam hari.
Hanya 33 persen orang dewasa di Afrika Selatan yang melaporkan merasa aman, persentase terendah di antara lebih dari 140 negara yang disurvei secara global.
Di banyak komunitas di Afrika Selatan, terutama di permukiman miskin dan pemukiman informal, kejahatan (termasuk penganiayaan, perampokan, dan kekerasan berbasis gender), tetap menjadi masalah sehari-hari.
Khususnya perempuan, menghadapi tingkat ketidakamanan yang lebih tinggi.
Pada tahun 2024, 25 persen perempuan mengatakan mereka merasa aman berjalan sendirian di malam hari, dibandingkan dengan laki-laki 43 persen.
Metodologi Survei The Global Safety Report 2025
Hasil data dalam The Global Safety Report 2025 didasarkan pada sampel berbasis probabilitas yang representatif secara nasional.
Sampel tersebut diambil dari populasi dewasa berusia 15 tahun ke atas di 144 negara dan wilayah pada tahun 2024.
Hasilnya didasarkan pada survei melalui telepon atau tatap muka terhadap sekitar 1.000 responden atau lebih di setiap negara atau wilayah.
Untuk hasil yang didasarkan pada total sampel orang dewasa nasional pada tahun 2024, margin kesalahan pengambilan sampel berkisar antara ±3,3 dan ±5,4 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.