Daftar Negara Pemilik Kapal Induk Aktif di Dunia 2026, Siapa Terkuat?

kapal induk, Pertahanan AS, Daftar Negara Pemilik Kapal Induk Aktif di Dunia 2026, Siapa Terkuat?, Ambisi China dan Laporan Pentagon, Perbandingan Teknologi: Kelas Nimitz, Ford, hingga Tipe 004, Tantangan Pembangunan Armada, Daftar Negara Pemilik Kapal Induk Aktif di Dunia

Peta kekuatan maritim dunia sedang mengalami transformasi besar seiring dengan upaya China mengejar dominasi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Saat ini, AS masih memegang predikat sebagai angkatan laut terkuat di dunia dengan jumlah armada kapal induk yang masif.

Berdasarkan data terbaru, Amerika Serikat mengoperasikan 11 kapal induk aktif. Jumlah ini belum termasuk sembilan kapal serbu amfibi yang memiliki peran strategis berbeda.

Namun, posisi ini mulai dibayangi oleh pertumbuhan pesat Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA Navy/PLAN) milik China.

Ambisi China dan Laporan Pentagon

Laporan Departemen Pertahanan AS merinci bahwa China memiliki ambisi besar untuk menjadi pesaing militer yang setara dengan Negeri Paman Sam. Salah satu target utamanya adalah mengoperasikan total sembilan kapal induk pada tahun 2035.

Meskipun saat ini China baru memiliki tiga kapal induk aktif, langkah akselerasi mereka menjadi perhatian serius bagi Pentagon.

Kapal-kapal baru China diprediksi akan dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk persenjataan rudal hipersonik yang lebih banyak dan kemampuan tempur udara yang lebih luas.

Perbandingan Teknologi: Kelas Nimitz, Ford, hingga Tipe 004

Persaingan ini tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kecanggihan teknologi maritim:

  • Amerika Serikat: Sebagian besar armada AS terdiri dari kelas Nimitz yang sudah berusia tua. Saat ini, AS tengah melakukan transisi ke kelas Gerald R. Ford, yang merupakan kapal induk tercanggih di dunia.
  • China: China saat ini mengoperasikan Fujian (Tipe 003) sebagai kapal tercanggihnya. Namun, fokus utama dunia tertuju pada rencana pembangunan Tipe 004. Kapal ini diprediksi berukuran lebih besar dari USS Gerald R. Ford dan akan mendorong PLAN menjadi kekuatan angkatan laut global.

Tantangan Pembangunan Armada

Membangun kapal induk merupakan tantangan infrastruktur yang sangat berat. Sebagai gambaran:

  • USS John F. Kennedy (CVN-79) milik AS membutuhkan waktu sekitar 12 tahun sejak pembangunan dimulai pada 2015 hingga rencana operasi pada 2027.
  • Fujian (Tipe 003) milik China mulai dibangun pada 2017 dan beroperasi pada 2025, menunjukkan proses produksi yang lebih cepat dibandingkan AS.

Daftar Negara Pemilik Kapal Induk Aktif di Dunia

Menurut data dari worldpopulationreview.com dan nationalinterest.org, dari 14 negara yang memiliki kapal induk, hanya ada 22 kapal yang saat ini berstatus aktif di bawah tujuh negara berikut:

1. Amerika Serikat (11 Kapal)

AS memimpin dengan 10 kapal induk kelas Nimitz dan satu kapal dari kelas Gerald R. Ford. Kapal-kapal ini menjalani modernisasi besar-besaran pada tahun ke-25 masa operasionalnya.

2. China (3 Kapal)

Beijing saat ini mengoperasikan tiga kapal utama, yaitu Liaoning (bekas Uni Soviet), Shandong, dan yang terbaru adalah Fujian.

3. India (2 Kapal)

India mengoperasikan INS Vikramaditya dan INS Vikrant buatan dalam negeri. Keduanya menggunakan sistem landasan luncur (STOBAR). India juga berencana membangun INS Vishal yang bertenaga nuklir.

4. Inggris (2 Kapal)

Negeri Raja Charles ini memiliki dua kapal induk kelas Queen Elizabeth, yakni HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

5. Italia (2 Kapal)

Italia mengoperasikan ITS Cavour dan ITS Giuseppe Garibaldi. Selain itu, mereka memiliki kapal serbu amfibi baru, ITS Trieste, yang mampu mengangkut jet tempur F-35B.

6. Prancis (1 Kapal)

Prancis memiliki Charles de Gaulle (R91), satu-satunya kapal induk bertenaga nuklir di luar AS. Saat ini, mereka sedang menyiapkan proyek kapal induk nuklir generasi baru (PANG) untuk tahun 2038.

7. Rusia (1 Kapal)

Rusia hanya memiliki satu kapal, Admiral Kuznetsov. Namun, kapal ini dilaporkan akan dinonaktifkan pada akhir 2025 akibat berbagai insiden kebakaran dan kerusakan mesin yang parah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Armada Kapal Induk China Akan Berkembang Pesat, Berapa Jumlah Kapal yang Akan Dibangun? 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang