Musim Hujan, Pengelola Wisata Gunungkidul Diimbau Antisipasi Kerawanan
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengimbau kepada pengelola wisata alam untuk memperhatikan faktor cuaca karena intensitas hujan sudah meningkat.
"Kerawanan di lokasi-lokasi tertentu yang berpotensi membahayakan harus diantisipasi. Kami imbau pengunjung tetap waspada," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, saat dihubungi wartawan melalui telepon Kamis (4/12/2025).
Dia mengatakan, sudah membuat surat edaran kepada pengelola wisata untuk menjaga pelayanan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Beberapa di antaranya berisi tentang agar memasang harga, tidak menaikkan harga secara tidak wajar, tentang parkir, hingga menjaga kebersihan
"Imbauan agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan wisatawan, serta memperhatikan kebersihan. Sampah yang timbul akibat usaha mereka juga harus jadi perhatian," kata Eko.
Eko menyebut dengan kolaborasi semua pihak bisa mendongkrak kunjungan wisata selama liburan akhir tahun, dengan cara menjaga keselamatan wisatawan, serta meningkatkan kualitas layanan.
Tempat wisata harus gelar event mandiri
Pihaknya juga mendorong setiap pengelola objek wisata melakukan inovasi mandiri, terutama melalui penyelenggaraan event untuk menarik kunjungan saat libur akhir tahun. Sebab, tahun ini dinas tidak lagi memiliki anggaran khusus untuk kegiatan atau atraksi wisata.
Diperkirakan kawasan pantai masih menjadi favorit wisatawan dalam libur Natal dan Tahun Baru.
Ilustrasi wisata di Yogyakarta, Obelix Sea View.
Pihaknya mengakui hingga saat ini baru terkumpul Rp 24,8 miliar, dari target pendapatan asli daerah (PAD) Rp 33 miliar. Untuk itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan PAD.
"Optimalkan pengawasan dan monitoring pemungutan retribusi di TPR tempat wisata. Demi menekan potensi kebocoran," kata dia.
Sementara Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini meminta Pemkab Gunungkidul untuk memaksimalkan PAD dari sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu andalan bumi Handayani.
"Pemkab harus memaksimalkan PAD salah satunya sektor pariwisata," kata Endang.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang