Bocah Asal Papua Ini Rela Pecahkan Celengan Natalnya Demi Korban Banjir Sumatera, Alasan Bikin Haru

Bocah Papua, Pison Bongkar Celengannya Untuk Bantu Korban Banjir Sumatera
Bocah Papua, Pison Bongkar Celengannya Untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

 Gerakan ’warga bantu warga’ di tengah musibah banjir di Sumatera terus mendapat sorotan publik. Gerakan ini banyak mendorong masyarakat tanah air untuk berbondong-bondong memberikan bantuan kepada korban bencana banjir.

Bukan hanya mereka yang memiliki finansial tinggi, masyarakat yang berada di ekonomi menengah kebawah juga punya terlihat banyak membantu dengan cara mereka sendiri. Termasuk seorang bocah asal Papua bernama Pison Kogoya yang berhasil menarik perhatian pengguna media sosial.

Melalui akun Instagram @merawatpapua diketahui Pison rela membongkar uang tabungannya di celengan untuk membantu korban banjir di Sumatera. Berdasarkan keterangan yang diunggah di akun tersebut, awalnya uang tabungan tersebut ingin digunakan Pison pulang ke Jayapura untuk merayakan libur Natal.

”Pace @pisonkogoya bongkar celengan, tadinya celengan ini untuk beli tiketnya ke Jayapura. Katanya dia mau libur Natal di sana, dia mau main ke pantai Amai, minum air kelapa dan main di Danau Sentani. Tapi setelah lihat berita banjir Sumatera pace kecil ini berubah pikiran,” tulis akun tersebut.

Bocah laki-laki itu terlihat gembira tatkala bisa menyumbangkan uang tabungan di celengannya itu untuk korban bencana banjir di Sumaterar. Pison juga mengaku tidak masalah jika tak bisa ke Jayapura menikmati liburan Natal.

”Jadi disumbangkan?,” tanya perekam video itu.

”Iya, untuk Sumatera yang banjir,” jawab bocah kecil itu.

”Betul (mau disumbang), tidak ke Jayapura berati?,” tanya perekam itu lagi.

”Iya,” balas sang bocah.

Bocah itu kemudian menghitung uang yang ada di celengannya. Sambil menghitung jumlah uang hasil tabungannya di celengan itu, Pison juga sempat bertanya tentang nasib para korban banjir di Aceh.

“Rumah hanyut-hanyut itu mereka tidur dimana?,” tanya Pison.

”Di pengungsian,” jawab sang perekam video.

”Pengungsian itu apa,” tanya Pison lagi.

”Dibikin tenda besar baru tidur sama-sama,” sahut sang perekam video itu.

Setelah menghitung hasil tabungan Pison, sang perekam video itu kembali menyakinkan bocah itu terkait keinginannya berdonasi.

”Ini kita sumbang ya, baru kita kirim betul?,” tanya sang perekam,

”Iya,” jawab Pison.

Dari video itu juga, bocah laki-laki itu begitu polos saat mengungkap alasan dibalik keinginannya berdonasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatera. Dia menyebut alasan menyumbangkan uang tabungannya lantaran sedih korban banjir di Sumatera tidak lagi memiliki rumah dan makanan.

”Kenapa mau kasih sumbang?,” tanya perekam video itu.

”Karena rumah tenggelam tidak ada baju tidak ada makanan,” kata Pison.

Berdasarkan keterangan akun itu, jumlah tabungannya itu mencapai Rp 1.653.000. Uang tabungan tersebut didapatkan Pison dari hasil kerjanya cabut uban dan bantu-batu sang pemilik akun di rumahnya. Sementara itu, dari 1.653.000 Pison menyisihkan uang sebesar Rp 163 ribu untuk membelikan kalung anjing miliknya.

Bocah tersebut juga terlihat begitu bahagia saat uangnya senilai Rp 1,5 juta didonasikan melalui platform kitabisacom.

”Terima kasih orang baik donasi Anda sebesar Rp 1.500.000 sudah diterima dan tercatat di DARURAT BANJIR SUMATERA Bantu Korban Bertahan,” demikian notifikasi yang dibaca bocah itu.