Top 30+ Sekolah di Indonesia Diajak Bikin Chatbot AI Tanpa Coding
Lebih dari 30 sekolah dari berbagai daerah diperkenalkan dengan konsep dasar kecerdasan buatan (AI) dan cara kerja automasi tanpa harus menggunakan coding.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Jagoan Hosting leewat acara bertema “Your First AI Assistant : Bikin Chatbot AI Secara Instan Tanpa Coding” pada Rabu, 3 Desember 2025.
Dengan memanfaatkan platform no-code seperti n8n, peserta dapat membuat workflow otomatis hanya dengan fitur drag-and-drop, sekaligus melihat bagaimana teknologi digital dapat menyederhanakan aktivitas sehari-hari di dunia pendidikan.
General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto, menegaskan bahwa Tech Corner bukan sekadar sesi pelatihan, tetapi upaya memberikan dampak nyata bagi sekolah dan siswa.
“Kami ingin siswa merasakan langsung bagaimana teknologi bisa membantu mereka memahami kompetensi masa depan. Pendidikan tidak boleh tertinggal dari kebutuhan industri dan kami berkomitmen memastikan infrastruktur digital yang kami hadirkan mampu mendukung proses belajar secara maksimal,” ujar Andy dalam keterangan resminya, dikutip Kamis 4 Desember 2025.
Ia menambahkan bahwa sekolah membutuhkan pengalaman belajar yang relevan dan stabil untuk mendorong eksplorasi siswa.
“Infrastruktur yang kuat bukan soal kecepatan saja, tetapi tentang memberi ruang bagi siswa untuk bereksperimen, memecahkan masalah, dan mengembangkan kreativitas digital mereka,” tegasnya.
AI Engineer sekaligus Founder Associate Artifisialcom, Aurelius Ivan Wijaya,. Menyampaikan bahwa automasi kini semakin mudah diakses siapa pun, termasuk oleh anak-anak sekolah.
“Dengan no-code seperti n8n, proses yang rumit bisa dibuat otomatis hanya dalam hitungan menit. Ini membuka peluang besar bagi sekolah yang ingin mulai mengadopsi teknologi modern tanpa hambatan kemampuan teknis,” jelas Aurelius.
Namun ia menekankan bahwa kemudahan tersebut tetap membutuhkan dukungan teknis yang solid.
“Meski mudah digunakan, automasi bekerja tanpa henti. Workflow, integrasi data, sampai chatbot AI membutuhkan infrastruktur yang andal agar tetap berjalan stabil. Tanpa performa server yang baik, proses otomasi akan sering terhenti,” tandasnya.