BTN Jaring Inovasi Penguat Ekosistem Perumahan di 'Laboratorium Alami' Kawasan Timur Indonesia
BTN Housingpreneur 2025 resmi mendarat di Makassar Untuk menggenjot inovasi perumahan. Gelaran ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa, kreator, dan pelaku usaha muda di Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk naik kelas dalam ekosistem perumahan nasional.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando menegaskan populasi perkotaan yang sudah melampaui 1,4 juta jiwa dan kebutuhan hunian lebih dari 91 ribu unit per tahun, kota ini menjadi ‘laboratorium alami’ bagi inovasi perumahan. Terlebih, sekitar 35% dari total populasi Makassar adalah generasi muda berusia 15-34 tahun, dan dua-pertiga dari populasi di kota ini merupakan usia produktif.
“BTN Housingpreneur hadir untuk mendorong talenta muda Makassar melampaui batas kreativitas mereka. Tema tahun ini, Elevate Beyond Your Limit, mengajak peserta tidak hanya memikirkan ide, tetapi membawa ide itu menjadi bisnis yang bankable dan berdampak,” ujar Ramon dikutip dari keterangannya, Kamis, 4 Desember 2025.
Bagus Hendrisetiawan, Kepala Kantor Wilayah Sulawesi,Maluku dan Papua BTN menilai, tujuan BTN Housingpreneur, yakni untuk menggali ide-ide baru dan out of the box terkait dengan perumahan dari para talenta muda di Makassar yang merupakan pusat inovasi di kawasan timur Indonesia. Melalui ajang ini, BTN mempertemukan mahasiswa dan pelaku usaha sektor perumahan agar ide-ide yang ada dapat langsung dipraktekkan di lapangan.
"Selain untuk penelitian selama dua tahun berturut-turut, mahasiswa Unhas juga dua kali menjadi juara BTN Housingpreneur. Jadi harapannya, bagaimana para mahasiswa dan stakeholders di sini untuk bisa menjadi wirausaha muda yang nantinya terlibat langsung dalam pembenahan atau mendukung sektor perumahan terutama dengan BTN," jelas Bagus.
Anam berbagi kisah bagaimana ide sederhana tentang tukang bangunan dan transparansi harga bertransformasi menjadi platform besar bernama Paktukang. Startupnya tersebut membantu menghitung item pekerjaan dan biaya jasa tukang secara detail, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kini, Paktukang telah bekerja sama dengan BTN melalui pemberian Kredit Program Perumahan, dan fitur baru CCTV monitoring bekerja sama dengan Bardie Smarthome untuk memantau pembangunan properti dari jarak jauh.
“Bagi saya, BTN Housingpreneur tidak terasa seperti kompetisi karena ini ekosistem. Bagi kita yang punya ide terkait perumahan bisa langsung bertemu stakeholders yang relate. Ajang ini tidak hanya memberi hadiah, tetapi juga akses untuk mentoring, jaringan developer, peluang kerja sama, dan validasi bisnis. Pertumbuhan yang biasanya kami capai dalam tiga bulan, bisa kami capai dalam satu bulan setelah ikut ekosistem ini,” jelas Anam.
BTN berharap semakin banyak talenta muda Makassar mengikuti jejak Anam—bukan hanya ikut kompetisi, tetapi benar-benar naik kelas sesuai semangat Elevate Beyond Your Limit. BTN Housingpreneur 2025 menyediakan total hadiah Rp1,5 miliar, inkubasi bisnis selama tiga bulan, serta akses ke jejaring perumahan nasional mulai dari pengembang, penyedia material, hingga calon pembeli.