Prediksi Mobil 7-seater Changan yang Mau Masuk Indonesia
Changan masih punya setidaknya tujuh model kendaraan baru untuk pasar Indonesia sampai 2030. Seluruhnya akan fokus pada mobil energi terbarukan, termasuk Electric Vehicle (EV) dan Extended-Range Electric Vehicle alias EREV.
Sejauh ini, Changan belum memasarkan lini elektrifikasi 7-seater di pasar global. Di Indonesia, baru ada dua model dihadirkan yakni Changan Lumin dan Deepal S07. Keduanya berkonfigurasi 5-seater.
Namun pihak Changan mengungkapkan minatnya untuk menghadirkan model 7-seater yang banyak diminati di Indonesia.
“Dalam tiga tahun ke depan, kami akan memperkenalkan model baru lagi termasuk yang 7-seater,” kata Zhou Qing, Vice President Changan SEA Business Unit di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Qing tidak menjelaskan lebih rinci model 7-seater itu. Ada peluang Changan mengembangkan produk elektrifikasi baru berkonfigurasi tiga baris, khusus untuk pasar Asia termasuk Indonesia.
Sebab ia menekankan pada pengembangan kendaraan di pusat Research and Development (R&D) Asia Pasifik Changan yang bakal dibangun pada 2027.
“Soal produksi dan lokalisasi, kami akan bekerja penuh mengkombinasikan pengembangan R&D di Asia Pasifik,” tegas Qing.
Menakar Kandidat Model 7-seater Changan
Pada acara peluncuran merek Changan di Indonesia, manufaktur asal Tiongkok ini memboyong sejumlah kendaraan andalannya.
Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah Changan Nevo Q07. Produk ini masuk ke segmen Sport Utility Vehicle (SUV) dengan dimensi cukup besar, tetapi berkapasitas lima penumpang.

Panjangnya adalah 4.837 mm, lebar 1.920 mm dan tinggi 1.690 mm. Sebagai gambaran kasar, ukurannya tidak berbeda jauh dari Chery Tiggo 8 CSH yang dapat menampung tujuh penumpang dengan P x L x T di 4.725 mm x 1.860 mm x 1.705 mm.
Unit yang dipamerkan di Jakarta saat itu masih berupa setir kiri. Apabila dipasarkan di Indonesia, Changan Nevo Q07 dipastikan mendapatkan beberapa penyesuaian termasuk peletakkan kemudi di sebelah kanan.
Changan Nevo Q07 versi tujuh penumpang bakal jadi penantang baru Chery Tiggo 8 CSH di dalam negeri.
Perbedaan utamanya terletak pada teknologi. Jika Tiggo 8 CSH merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Changan Nevo Q07 adalah EREV yang punya kapasitas baterai lebih besar.