Dukungan bagi Korban Bencana, Menpora Janjikan Distribusi Alat Olahraga Buatan Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan pemerintah menyiapkan bantuan peralatan olahraga untuk masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut akan disalurkan setelah proses pemulihan di wilayah-wilayah terdampak berjalan stabil.
Erick menyampaikan hal itu saat menjawab pertanyaan mengenai kondisi aset-aset olahraga di tiga provinsi tersebut pascabanjir dan tanah longsor yang menelan banyak korban jiwa.
"Nanti pascabencana, mungkin beberapa bulan ke depan kami mulai kembali membahagiakan para korban bencana, salah satunya dengan mendistribusikan alat-alat olahraga," ujar Erick Thohir dilansir Antara.
Menpora menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kini sedang bekerja keras dalam penanganan darurat bencana. Ia berharap masa pemulihan dapat berjalan lancar sebelum bantuan tahap lanjutan diberikan.
Alat Olahraga Buatan Indonesia
Erick mengatakan bahwa bantuan yang akan dibagikan adalah peralatan olahraga yang seluruhnya merupakan produk dalam negeri.
"Kami sedang sisir dana buat tahun depan (2026) untuk bisa bagikan peralatan olahraga di daerah-daerah terdampak bencana," tegasnya.
Rencana tersebut telah disampaikan Erik kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam pertemuan penandatanganan MoU terkait pengelolaan sarana-prasarana olahraga pusat dan daerah. Ia juga mengajak kedua menteri untuk turut terlibat dalam pembagian bantuan nantinya.
Fasilitas Olahraga Masuk Tahap Prioritas Lanjutan
Mendagri Tito Karnavian menilai bantuan fasilitas olahraga memang penting bagi warga terdampak, namun harus dilakukan setelah tahapan pemulihan prioritas dipenuhi.
Tahap pertama penanganan bencana adalah evakuasi korban serta penanganan pengungsian. Setelah itu, pemerintah akan memulihkan infrastruktur vital seperti jalan yang rusak, jembatan putus, dan fasilitas umum lainnya.
"Pembenahan fasilitas-fasilitas olahraga termasuk prioritas berikutnya. Kami pasti lakukan pendataan di tiga provinsi," kata Tito.
Ia menjelaskan semua bupati dan wali kota di daerah terdampak diwajibkan melakukan pendataan kebutuhan, lalu menentukan mana yang bisa ditangani daerah, provinsi, atau perlu dukungan penuh pemerintah pusat.
Dengan rencana ini, fasilitas olahraga di daerah terdampak diharapkan dapat kembali berfungsi setelah tahapan pemulihan selesai, sekaligus membantu masyarakat terutama anak muda tetap aktif dan bangkit kembali pascabencana.