Top 5+ Hotel Butik 'Cantik' di Indonesia, Terbaru Akan Ada di Pacitan!
Hotel butik menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman menginap yang lebih personal, estetik, dan sarat karakter. Di Indonesia, deretan hotel butik hadir dengan konsep yang memadukan kenyamanan, seni, serta kearifan lokal.
Mulai dari Bali hingga Yogyakarta, setiap destinasi menawarkan pesonanya masing-masing. Menariknya, Pacitan segera menyambut hotel butik baru yang digadang-gadang menjadi ikon hospitality di pesisir selatan Jawa.
Berikut lima hotel butik yang ada di Indonesia, cocok untuk jadi tempat mengingap saat liburan maupun hanya sekadar staycation bersama keluarga atau orang terdekat. Scroll untuk informasi lengkapnya.
1. Maison Aurelia Sanur by Preference, Bali
Berlokasi di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, hotel butik ini sudah lama menjadi favorit wisatawan yang mencari ketenangan. Maison Aurelia pernah meraih World Luxury Hotel Awards 2017 untuk kategori Luxury Boutique Hotel – Regional Winner, yang menegaskan kualitas layanan dan fasilitasnya.
Menginap di sini, tamu bisa menikmati jacuzzi outdoor, spa, pusat kebugaran mini, kolam renang, hingga restoran berdesain elegan. Lokasinya pun dekat Pantai Sanur, spot ikonik untuk menikmati sunrise terbaik di Bali.
2. Breeze Art and Boutique Hotel, Bandung
Jika Anda mencari hotel butik bernuansa artsy sekaligus mewah di Bandung, Breeze Art and Boutique Hotel bisa masuk daftar utama. Hotel ini tidak memiliki banyak kamar, namun justru itu yang membuatnya terasa eksklusif.
Dirancang oleh arsitek Tan Tijang Ay, hotel ini menonjolkan detail artistik yang kuat. Furnitur keramik karya seniman F. Widyanto dipilih langsung oleh kolektor seni senior Nugroho, menjadikan setiap sudut hotel terasa seperti galeri seni kontemporer yang hidup.
3. Goed President Hotel Pacitan
Pacitan juga memiliki hotel butik baru, yakni Goed President Hotel Pacitan yang berlokasi sangat strategis di seberang Museum dan Galeri Seni SBY*ANI. Dirancang sebagai landmark hospitality yang memadukan prinsip luxury meets locality alias arsitektur kontemporer, layanan personal berkelas, dan kurasi pengalaman wellness, kuliner, seni, serta budaya.
Fasilitas meliputi akomodasi eksklusif, sky lounge dengan panorama pesisir selatan, ruang pertemuan berteknologi tinggi, dan program residensi seni yang merayakan talenta Pacitan yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027. Kehadiran hotel butik berbintang dan berkelas internasional ini menegaskan komitmen untuk menghadirkan keanggunan yang berakar pada kearifan lokal, sekaligus membuka babak baru bagi destinasi unggulan di pesisir selatan Jawa.
Sebagai hotel butik berbintang dengan positioning premium-upscale, Goed President Hotel menyasar segmen pasar yang berbeda dari hotel-hotel yang telah beroperasi di Pacitan. Fokus pada tamu berkualitas, perjalanan bisnis MICE, wellness retreat, serta curated leisure akan melengkapi peran hotel dan akomodasi yang ada.
Prosesi Groundbreaking Goed Predisent Hotel Pacitan
Goed President Hotel diharapkan dapat menjadi katalis pembangunan daerah. Rantai nilai pariwisata diperkuat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan dengan UMKM, peningkatan kapasitas talenta muda, dan standar keberlanjutan yang bertanggung jawab. Dengan keunggulan alam Pacitan berupa garis pantai hingga dijuluki 70 Miles of Sea Paradise layak menjadi destinasi kelas dunia.
Dengan begitu, ekosistem pariwisata Pacitan kian utuh di mana terjadi perluasan pasar, perpanjangan lama tinggal, peningkatan belanja lokal, dan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan harapan dua pengagasnya, yaitu Presiden ke-6 Indonesia Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono serta pengusaha Hermanto Tanoko.
Peletakan batu pertama Goed President Hotel Pacitan resmi dilakukan di atas lahan lebih dari 1,1 hektare pada Sabtu, 29 November 2025. Pembangunan hotel senilai Rp 100 miliar ini dijalankan oleh konsorsium yang dipimpin Hermanto Tanoko, berkolaborasi dengan Tanrise sebagai operator.
Hermanto Tanoko menekankan bahwa pariwisata Pacitan kini memasuki masa akselerasi. Ia menekankan praktik terbaik industri perhotelan untuk membangun ekosistem yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberi multiplier effect bagi ekonomi lokal.
Entrepreneur sekaligus motivator kondang Merry Riana juga turut terlibat sebagai pemilik yang mencerminkan semangat kolaborasi lintas generasi. Merry menyoroti peluang besar bagi ekonomi kreatif lokal menuju panggung global melalui melalui kurasi program, pelatihan, dan kolaborasi, agar nilai tambah dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Ekonomi kreatif Pacitan punya ruang tumbuh yang luar biasa—dari kriya, kuliner," ungkap Merry dikutip dari keterangan tertulisnya pada Senin, 1 Desember 2025.
4. The Dharmawangsa, Jakarta
Mengusung konsep Nusantara yang elegan, The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan pengalaman menginap dengan sentuhan seni tradisional yang kental. Desain etniknya membuktikan bahwa hotel butik tidak harus tampil modern untuk tetap stylish.
Sebagai hotel berkelas bintang lima, The Dharmawangsa menawarkan kenyamanan premium yang membuat tamu merasa seperti berada di rumah mewah berlatar budaya Indonesia.
5. YATS Colony, Yogyakarta
Dikenal instagramable dan modern, YATS Colony menjadi salah satu hotel butik favorit wisatawan muda yang berkunjung ke Yogyakarta. Desain minimalis kontemporer dengan dominasi warna putih membuat hotel ini terlihat bersih, unik, dan fotogenik.
Setiap kamar dihiasi furnitur berdesain artistik yang memadukan material kayu dan besi, menciptakan kesan hangat namun tetap edgy.