RuralCow Gegerkan Indonesia, Infrastruktur Minim tapi 4G Tetap Ngebut
Dalam sebuah inisiatif penting untuk mentransformasi akses digital di pulau-pulau terpencil Indonesia, Telkomsel berhasil meluncurkan implementasi perdana solusi Huawei RuralCow di Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan.
Terobosan ini menandai momen penting dalam konektivitas pedesaan, menghadirkan jaringan pita lebar 4G/LTE yang terjangkau dan stabil untuk pulau-pulau terpencil Indonesia.
Pulau Legundi, yang terletak di Selat Sunda di antara pulau Jawa dan Sumatra, merupakan rumah bagi lebih dari 3.000 penduduk yang mata pencaharian utamanya bergantung pada perikanan, pertanian, dan produksi garam laut.
Meskipun memiliki keindahan alam dan komunitas yang dinamis, pulau ini telah lama menghadapi kendala dalam akses digital: konektivitas yang tidak andal, infrastruktur yang terbatas, dan literasi digital yang rendah.
Kendala-kendala ini telah membatasi akses siswa ke belajar online, menghambat nelayan dan pedagang dalam memanfaatkan pasar digital, dan membuat layanan lokal serta potensi pariwisata sebagian besar tidak terhubung dengan internet.
Dirancang khusus untuk wilayah yang sulit dijangkau, Solusi Huawei RuralCow diklaim mampu mengintegrasikan unit fronthaul dan radio, sehingga menghilangkan kebutuhan akan backhaul tradisional, unit baseband, dan catu daya yang ekstensif.
Model penerapannya yang cepat dan berbiaya rendah menjadikannya ideal untuk wilayah Universal Service Obligation (USO), menawarkan cetak biru yang dapat diskalakan untuk mewujudkan inklusi digital di seluruh 17 ribu pulau di Indonesia.
Kini, nelayan dapat menerima informasi cuaca dan pasar terbaru secara langsung, para siswa dapat berinteraksi dengan platform belajar online, penduduk setempat dapat melakukan panggilan video yang stabil dengan kerabat mereka di Pulau Sumatra dan Jawa, dan tenaga kesehatan setempat dapat berkomunikasi dengan rumah sakit di kota Bandar Lampung secara online.
"RuralCOW bukan sekadar konektivitas, melainkan jalur menuju inklusi dan katalisator. Penerapannya di Pulau Legundi menunjukkan bagaimana teknologi dapat menciptakan dampak nyata ketika dirancang untuk mereka yang paling membutuhkan," kata Vice President Technology Strategy and Product Development Telkomsel Ronald Limoa di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.
Sementara itu, Account Director Huawei Indonesia Li Endong menyebut penerapan RuralCOW menjadi komitmennya untuk senantiasa menyediakan teknologi terkini bagi para operator, terutama Telkomsel, dalam meningkatkan jaringan yang ada tanpa memerlukan infrastruktur tambahan.
"Misi kami untuk memastikan semua orang tetap terhubung dalam pengembangan TIK (teknologi, informasi dan komunikasi), terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dan pedesaan," ungkapnya.