Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

Tanah Sumatera sebagian tengah dilanda banjir bandang. Air menyapu hampir ratusan desa yang ada.

Membuat masyarakat cukup menderita, apalagi barang-barang hingga nyawa hilang terseret air.

Kemudian banjir Sumatera Barat dan Utara turut merendam ratusan motor maupun mobil milik masyarakat.

Hal yang hampir serupa turut terjadi di Malang, Jawa Timur. Air meluap di beberapa wilayah permukiman penduduk.

Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

Terutama di Kelurahan Purwantoro yang berbatasan dengan Kelurahan Lowokwaru. Kemudian juga Kelurahan Purwodadi serta Blimbing.

Menurut BPBD Kota Malang, banjir kali ini dipicu hujan berintensitas lebat sejak Kamis (04/12) siang.

Hal itu memicu meningkatnya debit air pada drainase serta sungai, di beberapa wilayah Kota Malang.

Bencana alam yang melanda di beberapa kota di atas tentu merugikan banyak masyarakat.

Apalagi banyak kendaraan roda dua serta empat yang terdampak, terendam air dalam waktu lama.

Nah untuk itu, tidak boleh asal dalam menangani kendaraan yang terendam banjir di Sumatera maupun Malang.

Disarankan agar tidak langsung menyalakan motor setelah terendam banjir. Sebab dapat merusak beberapa bagian kendaraan.

"Air yang masuk ke mesin dapat mengubah karakteristik pelumas secara signifikan," ungkap Tri Purwanto, Technical Specialist Pertamina Lubricants melalui keterangan resmi, Jumat (05/12).

Tri menjelaskan, air di ruang bakar bakal membuat pelumas tidak bisa lagi melindungi komponen jantung mekanis dari gesekan.

Jika situasi itu dibiarkan, maka berisiko menimbulkan keausan komponen dan menurunkan performa mesin.

Selanjutnya dapat meningkatkan risiko kerusakan serius, termasuk korosi pada bagian mesin motor.

"Oli yang tercampur air harus segera dikuras atau dilakukan flushing, untuk memastikan tidak ada sisa air di dalam mesin sebelum diisi oli baru," lanjut Tri.

Lebih jauh disebutkan bahwa pelumas yang tercampur air biasanya berwarna cokelat. Kemudian juga berbusa, mirip seperti susu.

Oleh sebab itu tidak boleh sembarangan menangani motor terendam banjir. Jangan sampai malah menimbulkan kerusakan serius.

Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

"Harus benar-benar kering sebelum motor dinyalakan," pungkas Tri.

Terakhir, pemilik kendaraan juga wajib memeriksa sistem kelistrikan. Terutama kabel maupun soket-soket.

Bila air dibiarkan di sistem kelistrikan, maka sangat berisiko terjadi kebakaran.