Microsoft Indonesia bikin Geger

Direktur Utama Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir.
Direktur Utama Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir.

Enam bulan setelah peluncuran cloud region pertamanya di Indonesia, Microsoft mengumumkan ketersediaan layanan cloud dan kecerdasan buatan (AI) terbaru di cloud region Indonesia Central, yang akan semakin memperkuat pondasi bagi organisasi di Indonesia untuk mengembangkan solusi berbasis AI generasi berikutnya.

"Kami membuka peluang bagi setiap organisasi untuk berinovasi di Indonesia, untuk Indonesia. Kami mengajak perusahaan, developer, dan institusi publik untuk memanfaatkan infrastruktur lokal ini dan menghadirkan solusi yang menjawab tantangan serta peluang paling penting bagi Indonesia," kata Direktur Utama Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, Rabu, 26 November 2025.

Seiring AI membentuk ulang daya saing global, para pemimpin di berbagai industri mulai meninjau kembali cara mereka memberikan dampak, bukan sekadar melalui adopsi, tetapi juga melalui inovasi.

Microsoft menyebut organisasi-organisasi paling progresif ini sebagai Frontier Firms, yaitu bisnis yang tidak sekadar bereksperimen dengan AI tetapi benar-benar merancang ulang cara mereka beroperasi dengan membangun aplikasi dan solusi yang memberikan nilai bagi pelanggan, karyawan, dan komunitas mereka.

Microsoft terus mendukung perusahaan-perusahaan melalui layanan Cloud dan AI yang ditenagai Azure, mencakup:

- Azure App Services, untuk mempercepat pembuatan aplikasi cerdas yang terhubung dengan data,

- Azure Databases, untuk mengelola dan mengamankan data yang bersifat kritikal bagi bisnis; serta,

- Infrastruktur AI, termasuk mesin virtual seri NVadsA10_v5 dan NCads_H100_v5 yang dirancang untuk menangani pelatihan model AI tingkat lanjut, inferensi, dan beban kerja komputasi berkinerja tinggi, yang kini tersedia secara lokal melalui Indonesia Central cloud region.

Kemampuan ini semakin diperkuat oleh Microsoft 365 Copilot yang juga tersedia secara lokal melalui Indonesia Central cloud region, yang menghadirkan AI langsung ke dalam alur kerja produktivitas sehari hari, serta GitHub Copilot, alat bertenaga AI global dari Microsoft yang mempercepat produktivitas developer dan pembuatan kode.

Layanan ini tidak berdiri sendiri, tetapi membentuk satu platform terpadu yang membantu organisasi beralih dari uji coba ke produksi, meningkatkan inovasi, dan mencapai hasil bisnis yang nyata dengan cepat.

Hal ini sejalan dengan pengumuman terbaru di Microsoft Ignite, yang menekankan bahwa pemanfaatan AI yang bertanggung jawab berarti memikirkan bagaimana teknologi tersebut digunakan secara paling efektif di setiap lapisan, mulai dari pusat data yang menjalankan fungsionalitas AI hingga individu dan organisasi yang memperoleh manfaat dari kemampuannya.

"Cloud dan AI bukan lagi sekadar teknologi. Keduanya kini menjadi tulang punggung daya saing nasional. Fokus kami tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat Indonesia siap memimpin di era AI," tegas Dharma Simorangkir.