Pesona Wastra Timur Indonesia dalam Pagelaran "Aku, Wastra, Kisah"

Keindahan dan keragaman wastra Indonesia Timur menjadi sorotan utama dalam pagelaran "Aku, Wastra, Kisah" yang digelar Matahari Dari Timur di Sunset Pier, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Pendopo, sebagai ruang kurasi budaya, ikut ambil bagian dengan menampilkan sejumlah wastra unggulan seperti tenun Umalulu dari Sumba Timur, tenun Buna Timor, serta berbagai jenis tenun lain yang merefleksikan identitas kultural kawasan Timur Indonesia.
Melalui keikutsertaan ini, Pendopo ingin menghadirkan kembali nilai-nilai budaya yang terwujud dalam motif, warna, serta teknik pengolahan wastra yang diwariskan turun-temurun.
Koleksi yang dibawa tidak hanya menonjolkan keindahan visual, tetapi juga kisah dan filosofi yang terkandung di balik setiap tenunan.
Head of Pendopo, Putu Laura, mengatakan bahwa partisipasi mereka dalam pagelaran ini adalah upaya untuk terus menghidupkan budaya Indonesia lewat fesyen.
"Melalui harmoni wastra dari Timur Indonesia, Pendopo ingin menghadirkan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan dalam kebersamaan, kita semua tetap satu," ujarnya dikutip dari keterangan press release, Selasa (25/11/2025).
Tenun Umalulu, ikon Sumba Timur
Salah satu wastra paling menonjol adalah tenun Umalulu, yang dikenal dengan palet warna berani dan motif sarat makna.
Umalulu umumnya menampilkan simbol-simbol seperti kuda, ayam, burung, dan berbagai bentuk geometris yang melambangkan keberanian, kebebasan, serta keteraturan hidup.
Teknik ikat yang rumit dan pewarnaan alami membuat setiap kain memiliki karakter unik sekaligus menjadi representasi kuat budaya Sumba Timur.
Pesona rumit Tenun Buna dari Timor
Pendopo juga menampilkan tenun Buna, warisan tekstil dari Timor yang terkenal karena teknik penyulamannya yang rumit.
Motif Buna tampak seolah "mengambang" di atas permukaan kain berkat teknik penyilangan benang lungsi dan pakan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
warna hangat seperti merah bata, hitam, cokelat, dan emas mendominasi koleksi, menghasilkan tampilan yang tegas sekaligus elegan.
Ragam wastra lain dari Timur Indonesia
Selain Umalulu dan Buna, beberapa wastra dari wilayah lain di Indonesia Timur turut ditampilkan, antara lain:
- Wastra Lembata dengan motif laut dan kehidupan pesisir
- Tenun Manggarai yang identik dengan warna gelap dan garis-garis kuat
- Motif kawung dan patola versi Sumba dengan sentuhan modern
- Interpretasi kontemporer wastra Timur melalui perpaduan teknik tradisional dan siluet masa kini
Setiap wastra dikurasi untuk menonjolkan nilai budaya serta identitas masyarakat adat yang menjadi sumber inspirasi pembuatannya.
Mendukung inklusivitas
Pada pagelaran ini, Pendopo juga menampilkan model kembar dan penyandang disabilitas sebagai simbol bahwa keindahan budaya Indonesia bersifat inklusif.
Penampilan ini menegaskan bahwa wastra adalah ruang ekspresi yang dapat dihayati semua orang tanpa batas.
Wastra sebagai identitas budaya
Keterlibatan Pendopo dalam acara "Aku, Wastra, Kisah" disebut memperkuat posisi wastra Indonesia Timur sebagai bagian penting dari identitas nasional.
Tak hanya menjadi elemen fesyen, wastra membawa rekam jejak sejarah, simbol kehidupan, dan nilai spiritual masyarakat yang membuatnya layak diapresiasi di panggung mode modern.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang