Gentle Teaching Bantu Anak Merasa Aman, Ini Kata Psikolog

gentle teaching, pengasuhan lembut, tips parenting, anak aman, tips parenting anak, rasa aman anak, Gentle Teaching Bantu Anak Merasa Aman, Ini Kata Psikolog

 Gentle teaching atau pengajaran lembut bisa diterapkan untuk memberi rasa aman bagi anak. Sebab, ketika anak merasa aman, proses belajar berjalan lebih efektif. Hal ini juga berlaku di sekolah. 

Psikolog klinis Devi Yanti, M.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa pengajaran yang lembut akan menghadirkan rasa aman pada anak-anak di sekolah.

"Menurut saya gentle teaching bukan hanya relevan, tetapi justru semakin dibutuhkan," kata Devi, dilansir dari Antara, Selasa (25/11/2025).

Devi menambahkan, anak membutuhkan ruang belajar yang aman dan relasi yang hangat dengan guru. Ruang yang aman berperan penting bagi keberhasilan anak dalam belajar.

"Rasa aman adalah kebutuhan psikologis dasar, siswa hanya bisa belajar dengan optimal ketika tubuh dan pikirannya berada dalam kondisi tenang," tutur Devi. 

Mengapa rasa aman penting untuk anak?

Anak tidak bisa belajar saat tubuhnya berada dalam kondisi tertekan. Devi menjelaskan bahwa tanpa rasa aman, anak akan kesulitan memahami pelajaran, mengelola emosi, dan membangun relasi di sekolah.

"Jika anak merasa takut, dipermalukan, atau tidak diterima maka otak akan bekerja dalam mode bertahan, bukan belajar," kata Devi.

Ketika otak masuk ke mode bertahan, fokus anak melemah. Akibatnya, anak menjadi mudah panik, sulit memahami instruksi, atau bahkan bisa menarik diri. 

Maka dari itu, pendekatan pengasuhan lembut menjadi penting dalam proses belajar.

Dampak gentle teaching dalam lingkungan sekolah

gentle teaching, pengasuhan lembut, tips parenting, anak aman, tips parenting anak, rasa aman anak, Gentle Teaching Bantu Anak Merasa Aman, Ini Kata Psikolog

Gentle teaching atau pengajaran lembut bantu anak merasa aman dan siap belajar. Psikolog jelaskan manfaat dan cara menerapkannya.

Menurut Devi, gentle teaching punya banyak manfaat. Anak menjadi lebih terbuka, lebih percaya diri, dan lebih mudah mengelola emosi. Guru pun merasakan suasana kelas yang lebih tenang.

Devi menyebutkan bahwa pendekatan ini juga dapat meminimalisasi konflik, meningkatkan kenyamanan belajar mengajar, dan membantu guru menjalin relasi yang sehat dengan siswa.

Rasa aman membuat anak berani mencoba hal baru. Anak tidak takut salah. Anak juga lebih mudah meminta bantuan saat membutuhkan. 

Hal tersebut menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang emosi dan akademik.

gentle teaching, pengasuhan lembut, tips parenting, anak aman, tips parenting anak, rasa aman anak, Gentle Teaching Bantu Anak Merasa Aman, Ini Kata Psikolog

Gentle teaching atau pengajaran lembut bantu anak merasa aman dan siap belajar. Psikolog jelaskan manfaat dan cara menerapkannya.

Dalam menerapkan metode pengajaran yang lembut ini, Devi memberikan beberapa langkah sederhana.

Beberapa di antaranya adalah guru dianjurkan untuk meghadirikan diri secara utuh, bersikap tenang, berbicara lembut di kelas, dan mendengarkan murid tanpa menghakimi.

Tidak hanya itu, guru juga dianjurkan untuk menghindari penindakan yang merendahkan anak dan menjaga kepercayaan diri siswa meski anak sedang bersalah

"Lihatlah perilaku sebagai pesan, bukan ancaman. Intinya bukan memanjakan, tetapi menciptakan ruang aman tempat anak merasa dihargai," kata Devi.

Meski penuh manfaat, gentle teaching memiliki tantangan. Devi mengungkapkan bahwa kendala dapat muncul karena perbedaan kemampuan guru dan jumlah siswa yang terlalu banyak.

Tantangan lainnya adalah keterbatasan waktu karena tugas administratif dan sulitnya memberi perhatian personal untuk setiap anak.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang