Badai PHK Terbesar Sejak 2009! 7 Perusahaan Raksasa Ini Serentak Pangkas Puluhan Ribu Karyawan
Tahun 2025 menjadi salah satu periode tersulit bagi pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Laporan Challenger, Gray & Christmas menunjukkan bahwa tahun ini, jumlah PHK terbesar terjadi sejak krisis 2009.
Tren pemangkasan ini mulai meningkat pada 2024 dan kini semakin agresif. Hal ini dipicu pelemahan permintaan, lonjakan biaya operasional, adopsi AI, serta restrukturisasi perusahaan di berbagai sektor.
Pada Oktober saja, lebih dari 150.000 karyawan menjari korban PHK. Angka ini merupakan gelombang PHK terbesar dalam lebih dari dua dekade. Kondisi tersebut diperburuk dengan tingkat pengangguran yang naik ke 4,4 persen, tertinggi dalam hampir empat tahun.
Para pekerja yang terdampak pun semakin kesulitan mendapatkan pekerjaan baru. Melansir dari USA Today, Selasa, 25 November 2025, berikut daftar perusahaan raksasa yang mengumumkan PHK sepanjang tahun ini.
Ilustrasi PHK
1. Amazon
Amazon mengonfirmasi pemangkasan sekitar 14.000 pekerjaan korporat pada 28 Oktober. Memo internal yang ditandatangani Beth Galetti menyebut langkah ini sebagai bagian dari pengurangan tenaga kerja korporat secara keseluruhan.
Per akhir 2024, Amazon memiliki sekitar 1,5 juta karyawan dengan 350.000 di antaranya pekerja korporat. Gelombang PHK ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah perusahaan.
2. ConocoPhillips
ConocoPhillips memberi tahu karyawan pada awal September bahwa perusahaan akan memangkas 20 sampai 25 persen tenaga kerja global sebagai bagian dari restrukturisasi besar. Dennis Nuss, Director of Media Relations, mengatakan langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi di tengah melemahnya harga minyak dunia.
Sektor energi memang sedang mengalami tekanan. BP telah memangkas 5 persen staf pada Januari, Chevron menghapus 20 persen pekerja pada Februari, dan SLB juga melakukan pemotongan besar pada tahun ini.
3. General Motors
General Motors (GM) memangkas kapasitas produksi kendaraan listrik akibat melemahnya permintaan setelah penghapusan insentif pajak federal senilai US$7.500 (setara Rp125,25 juta). GM juga akan menghentikan produksi sel baterai di pabrik Tennessee dan Ohio selama enam bulan mulai Januari.
Kebijakan ini berdampak pada 1.200 pekerjaan pabrik kendaraan listrik di Detroit, 550 pekerjaan di pabrik baterai Ohio, dan 1.550 pekerja lain yang terkena dampak penghentian sementara produksi baterai.