Wali Kota Solo Tegaskan Larangan Operasi Bajaj Maxride, Tawarkan Becak Listrik Sebagai Alternatif
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan larangan bagi Bajaj Maxride untuk menjalankan layanan angkutan umum di Kota Solo.
Keputusan ini dituangkan dalam Surat Edaran larangan penggunaan angkutan roda tiga sebagai angkutan umum yang dikeluarkan Kamis (30/10/2025).
Respati menawarkan alternatif becak listrik sebagai moda transportasi baru untuk menggantikan Bajaj Maxride dan bentor.
Tawarkan Alternatif Program Becak Listrik
Langkah ini dilakukan guna menegakkan peraturan sekaligus memberikan solusi transportasi yang ramah bagi pengemudi lansia.
“Nanti dengan hadirnya becak dari Pak Prabowo, becak listrik kita tukar langsung. Yang bentor kita stop juga,” jelas Respati saat ditemui di kantornya, Senin (24/11/2025).
Meskipun sempat menonaktifkan layanannya, Bajaj Maxride disebut kembali beroperasi dengan pelat hitam, yang menjadi sorotan Pemkot Solo.
Respati menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dishub dan Polres, untuk menegakkan aturan ini lebih tegas.
“Kita sedang membahas dengan Dishub dan Polres. Kita kekeh juga untuk menegakkan aturan itu. Makanya kita atur dengan Dishub supaya bisa lebih tegas lagi,” tuturnya.
Pemkot Solo mengajukan setidaknya 160 unit becak listrik sebagai pengganti angkutan roda tiga yang dilarang.
Pengemudi lansia menjadi prioritas penerima, khususnya mereka di atas usia 50 tahun.
“Saya sudah mengajukan 160. Harusnya tahun ini. Nanti kita bagikan untuk pengemudi becak di atas 50 tahun dulu,” jelas Respati.
Potret sejumlah unit moda transportasi roda tiga atau bajaj di Kota Solo, Jawa Tengah.
Maxride Belum Audiensi dengan Pemkot
Hingga saat ini, Respati menyatakan pihak Maxride belum mengadakan audiensi dengan Pemkot Solo.
“Belum pernah (audiensi dengan Maxride). Iya (tetap melarang),” tegasnya.
Kabid Angkutan dan Perparkiran Dishub Solo, Yulianto Nugroho, menekankan bahwa layanan Bajaj Maxride harus menggunakan pelat kuning sebagai angkutan umum.
“Iya iyalah, sudah angkutan umum kok (harus berpelat kuning),” ungkap Yulianto saat dihubungi Kamis (20/11/2025).
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul “Wali Kota Solo Tetap Larang Bajaj Maxride sebagai Angkutan Umum, Tawarkan Becak Listrik”.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.