Loncat Indah Indonesia Bidik 2 Medali di SEA Games 2025, Pelatih Ronaldy Optimis Tercapai
Tim loncat indah Indonesia terus mematangkan persiapan jelang tampil di SEA Games 2025 Thailand. Pelatih nasional Ronaldy Herbintoro menyampaikan bahwa Indonesia akan menurunkan tiga atlet pada ajang tahun depan, terdiri dari dua atlet putra dan satu atlet putri.
Ronaldy menuturkan bahwa persiapan tim saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Sisa waktu menjelang keberangkatan akan dimaksimalkan untuk memperkuat aspek teknis, terutama di sektor putri yang menjadi fokus perburuan medali.
“Untuk teknis kita sudah 80 persen, tinggal kita matangkan khususnya yang putri, karena targetnya perak, kita coba untuk bisa meraih emas. Kalau putra kami ditarget perunggu,” ujar Ronaldy di Stadion Akuatik GBK, Kamis 20 November 2025.

Menurutnya, persaingan di cabang loncat indah SEA Games Thailand terbilang ketat. Dominasi Malaysia masih menjadi tantangan utama, terutama di nomor putri.
“Kalau di putri pesaing berat kita ada Malaysia. Kalau di putra agak sedikit lebih berat, karena ada Thailand tuan rumah, Malaysia juara bertahan dan Singapura,” jelasnya.
Ronaldy menambahkan bahwa Malaysia selama satu dekade terakhir selalu menguasai medali emas di nomor putri. Sementara di sektor putra, persaingan lebih sengit karena kualitas atlet dari negara lain cukup merata. Meski demikian, ia tetap yakin anak-anak asuhnya dapat memberi yang terbaik.
“Insya Allah di putri kita optimis… untuk putra memang agak berat tapi kita tetap berusaha karena materi kita sudah cukup bagus,” tegasnya.
“Kenapa saya sebut agak berat di putra, karena di Malaysia atlet-atletnya itu sudah pernah berlaga di Olimpiade,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, atlet putri Indonesia, Gladies Lariesa Garina, juga mengaku optimis dapat mempersembahkan medali untuk Indonesia.
Gladies mengungkap bahwa ia hanya akan turun di nomor menara pada SEA Games 2025. Menurutnya, nomor tersebut bukan nomor yang biasa ia ikuti, sehingga persiapan harus dilakukan lebih intens.
“Karena Gladies hanya turun di satu nomor saja, jadi lebih dimatangkan di loncatan menara aja, apalagi ini bukan nomor yang biasa Gladies main,” ujarnya.
Atlet Putra Fokus Perkuat Kekompakan
Dari sektor putra, pasangan Andriyan dan M. Yudha Prasetyo menghadapi tantangan berbeda. Mereka akan berlaga di nomor papan, sementara secara pribadi keduanya lebih terbiasa dengan nomor menara. Selain itu, mereka merupakan pasangan baru sehingga perlu membangun kekompakan.
“Tantangan pribadi sih kami sebetulnya loncat di menara, sementara di SEA Games Thailand itu adanya nomor papan. Ditambah lagi, kami ini pasangan baru, itu lumayan challenge buat kita,” kata Andriyan.
“Kalau target kita yang terbaik aja nanti, yang pasti optimis dapat emas,” tutup mereka.