Debut di Usia 14 Tahun, Atlet Renang Indonesia Optimis Bawa Pulang Medali SEA Games!
Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) resmi menetapkan daftar atlet renang yang akan tampil di SEA Games 2025 di Thailand.
Total ada 22 perenang yang masuk dalam skuad, terdiri dari 13 atlet putra dan 9 atlet putri. Dari daftar tersebut, perhatian publik langsung tertuju pada salah satu nama termuda yang dipercaya tampil di ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara itu.
Adelia Chantika Aulia yang baru berusia 14 tahun mencuri perhatian dengan keberaniannya menjalani debut di ajang sebesar SEA Games. Atlet muda tersebut mengungkapkan persiapan intens yang ia lakukan menjelang pertandingan.
Atlet renang Indonesia di SEA Games 2025
“Persiapannya dengan menggenjot latihan. Inikan kali pertama aku di SEA Games Thailand, target aku semoga bisa meraih medali dan capai rekor pribadi,” ujar Chantika di Stadion Akuatik GBK, Kamis 20 November 2025.
Meski melakukan persiapan maksimal, Adelia mengakui bahwa tampil perdana membuat dirinya tak lepas dari rasa gugup.
“Karena ini pertama kali (tampil di SEA Games), jadi cukup deg-degan karena akan melawan perenang-perenang senior yang cukup cepat di kolam,” katanya.
Adelia juga melihat persaingan ketat yang datang dari beberapa negara kuat di cabang renang seperti Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina. Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, Adelia menunjukkan keyakinan dan tekad kuat.
“Pokoknya aku optimis dan percaya sama diri aku sendiri, aku berdoa terus sama tuhan juga semoga tuhan kasih aku yang terbaik,” ujarnya penuh semangat.
Selain Adelia, atlet renang putra Indonesia, Farrel Armandio Tangkas juga memberikan pandangannya terkait persiapan tim. Ia memastikan bahwa skuad Indonesia terus memaksimalkan persiapan menuju ajang tersebut pada 9-20 Desember 2025.
“Tim kita lagi dipersiapkan, saat ini sudah 90 persen menuju SEA Games, kita pasti semangat terus,” ungkap Farrel.
Terkait peluang medali, Farrel memilih fokus pada performanya di kolam renang nanti. “Kalau target medali, aku lebih gimana ke performa aku nanti, menurut aku medali itu bonus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo mengingatkan pentingnya ketenangan dan kemampuan mengatasi tekanan psikologis jelang bergulirnya SEA Games Thailand. Menurutnya, kondisi pikiran sebelum bertanding sangat menentukan performa di kolam.
“Dalam dua minggu terakhir selain melatih badan, kita juga harus melatih mental. Karena yang utama yang dikepala. Kalau kita semua tenang, pasti seluruh yang terbaik di badan kita bisa keluar,” kata Harlin.
Ia menilai aspek psikologi sama pentingnya dengan teknik yang sudah para atlet kuasai. "Yang paling penting jangan lupa ingat yang di atas (tuhan). Karena kita kalau sudah persiapkan fisik mental tapi kalau lupa berdoa, ya kita sulit menang. Jadi kita harus selalu ingat dan berdoa,” tandasnya.