BMKG Babel Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Warga di 7 Kabupaten Diminta Siaga Banjir dan Petir
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang kembali menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, sambaran petir, serta pohon tumbang yang dapat terjadi akibat perubahan cuaca yang signifikan.
"Kondisi cuaca hari ini diperkirakan terjadi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang ini," ujar Kepala BMKG Pangkalpinang Tri Agus Pramono, Rabu (19/11/2025) dikutip dari Antara.
Peringatan dini tersebut dikeluarkan pada pukul 06.21 WIB dan menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Terdampak?
BMKG menyebutkan, cuaca ekstrem pertama diperkirakan terjadi di wilayah Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, serta di Kabupaten Bangka Barat mencakup Mentok, Simpang Teritip, Jebus, Kelapa, Tempilang, dan sekitarnya.
Kondisi hujan deras juga berpotensi meluas ke wilayah Kabupaten Bangka seperti Sungailiat, Belinyu, Merawang, Mendo Barat, Pemali, Bakam, Riau Silip, hingga Puding Besar.
Untuk Kabupaten Belitung, hujan diprakirakan mengguyur Tanjung Pandan, Selat Nasik, Sijuk, dan Badau.
BMKG juga mengantisipasi cuaca ekstrem lanjutan di Kabupaten Bangka Selatan (Toboali, Lepar Pongok), Kabupaten Bangka Tengah (Koba, Pangkalan Baru, Sungai Selan, Simpang Katis, Namang, Lubuk Besar), dan Bangka Barat (Jebus, Kelapa, Parit Tiga). Di Belitung Timur, wilayah Manggar, Kelapa Kampit, Damar, dan Simpang Renggiang berpotensi mengalami kondisi serupa.
Tidak hanya itu, Kota Pangkalpinang juga diperkirakan terdampak, khususnya di Bukit Intan, Taman Sari, Pangkalbalam, Rangkui, Gerunggang, Gabek, Girimaya, dan sekitarnya.
Menghadapi kondisi cuaca yang tidak stabil ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang menyertai hujan lebat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca ini, agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun kerugian harta benda," kata Tri Agus Pramono.
BMKG juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau tanah longsor untuk lebih berhati-hati. Angin kencang dan sambaran petir turut menjadi ancaman tambahan yang perlu diantisipasi.
Bagaimana Kondisi Cuaca di Wilayah Lain di Indonesia?
Dalam laporan terpisah, BMKG pusat juga menyampaikan prakiraan cuaca nasional untuk Rabu. Prakirawan BMKG Apdillah Akbar menyebut Pulau Sumatra mengalami cuaca bervariasi.
Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, dan Tanjung Pinang diprediksi diguyur hujan ringan. Sementara masyarakat di Padang diminta waspada terhadap potensi hujan disertai petir.
Wilayah Palembang diprakirakan mengalami udara kabur, sedangkan Jambi dan Bengkulu akan mengalami hujan ringan. Lampung berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Pangkal Pinang," ujar Apdillah Akbar.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.