BMKG Keluarkan Peringatan Pasang Laut Tinggi di Pesisir Kaltim, Cek Perkiraan Waktunya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dini pasang laut setinggi 2,8-2,9 meter di pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) yang bisa menganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
BMKG mengeluarkan peringatan dini ini agar masyarakat bisa waspada terhadap dampak yang mungkin terjadi.
"Pasang laut setinggi 2,8-2,9 meter di pesisir Provinsi Kaltim diperkirakan terjadi pada 4 Maret 2026, sehingga semua pihak harus waspada terhadap dampaknya," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, di Balikpapan, Sabtu.
Berbagai dampak pasang laut tinggi
Dilansir dari Antara, peringatan dini dikeluarkan karena pasang laut bisa menyebabkan banyak dampak atau risiko yang merugikan dan membahayakan masyarakat.
Salah satunya, pasang air laut yang tinggi bisa menyebabkan tambak ikan maupun tambak garam terendam air laut, terlebih jika disertai dengan ombak.
Hal ini bisa membuat peralatan di kawasan tambak rusak, dan budidaya pun terganggu. Karena itulah, para petambak diharapkan bisa melakukan antisipasi secara dini.
Selain itu, pasang laut juga bisa mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
Air pasang juga bisa naik ke kawasan permukiman warga atau memicu banjir rob, sehingga membahayakan anak-anak yang bermain di pantai.
Kawasan yang terdampak
Aji Muhammad juga membeberkan beberapa kawasan yang terdampak pasang laut pada 4 Maret nanti.
Perairan Balikpapan berpotensi mengalami pasang tertinggi pada 4 Maret 2026 dengan ketinggian 2,9 meter pukul 19.00 Wita. Surut terendah 0,3 meter pada 8 Maret pukul 02.00 Wita.
Wilayah perairan Balikpapan yang terpengaruh langsung oleh pasang surut air laut adalah:
- Samboja
- Samboja Barat (Kabupaten Kutai Kartanegara)
- Kota Balikpapan
- Kabupaten Penajam Paser Utara
- Kabupaten Paser.
Di lima kawasan pesisir ini masih banyak tambak aktif, sehingga ketika terjadi pasang laut dikhawatirkan budidaya dalam tambak warga seperti udang, ikan, maupun kepiting bisa hanyut terdampak arus laut.
Peringatan dini oleh BMKG juga ditujukan kepada warga di sejumlah kawasan pesisir lain, seperti di Teluk Sangkulirang, dengan potensi pasang tertinggi pada 4 Maret mencapai 2,8 meter pada pukul 19.00 Wita. Sedangkan surut terendah 0,1 meter pada 8 Maret pukul 02.00 Wita.
"Kemudian di muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi) Kabupaten Kutai Kartanegara, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada Maret dengan ketinggian 2,8 meter pada pukul 19.00 Wita. Prakiraan surut terendah 0,2 meter pada 6 Maret pukul 14.00 Wita," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang