Banjir Jakarta 23 Januari: Sejumlah Pintu Air Siaga, 143 RT Masih Tergenang

Katulampa, Banjir Jakarta 23 Januari: Sejumlah Pintu Air Siaga, 143 RT Masih Tergenang

Sejumlah pintu air utama di Jakarta menunjukkan peningkatan tinggi muka air (TMA) seiring hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026).

Kondisi ini berkontribusi terhadap meluasnya genangan di permukiman warga pada Jumat (23/1/2026).

Data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mencatat beberapa pintu air sempat berada pada status siaga, terutama di wilayah aliran sungai utama yang bermuara ke Jakarta.

BPBD DKI Jakarta juga melaporkan ratusan RT terdampak genangan akibat kombinasi curah hujan tinggi dan luapan sungai.

Tinggi muka air di sejumlah pintu air utama

Pemantauan TMA pada Jumat menunjukkan fluktuasi ketinggian air di sejumlah pintu air strategis Jakarta. Beberapa di antaranya sempat menyentuh level siaga sebelum mengalami penurunan pada sore hari.

Berikut data tinggi muka air pada 23 Januari 2026:

Pintu Air Manggarai

  • TMA tertinggi 800 cm, pukul 18.00 WIB tercatat 745 cm (Siaga)

Pos Angke Hulu

  • TMA tertinggi 390 cm, pukul 18.00 WIB tercatat 350 cm (Siaga)

Pulo Gadung

  • TMA tertinggi 500 cm, pukul 18.00 WIB tercatat 330 cm (Siaga)

Bendung Katulampa

  • TMA tertinggi 110 cm, pukul 18.00 WIB tercatat 90 cm (Waspada).

Kondisi tersebut berdampak pada aliran sungai di wilayah hilir Jakarta, khususnya di kawasan yang dilintasi Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung.

Ratusan RT tergenang, Jakarta Selatan terbanyak

Selain itu, BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 143 RT yang masih tergenang banjir.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi kawasan dengan jumlah RT terdampak terbanyak, disusul Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Berdasarkan laman resmi BPDB DKI Jakarta, berikut sebaran kelurahan terdampak genangan:

  • Jakarta Selatan: Petogogan, Pondok Labu, Cipulir, Pondok Pinang, Kuningan Barat, Pela Mampang, Duren Tiga, Rawajati, Cilandak Timur, Pejaten Timur, Ulujami
  • Jakarta Barat: Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Utara, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Meruya Selatan, Kota Bambu Selatan
  • Jakarta Timur: Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cipinang Melayu, Makasar
  • Jakarta Pusat: Bendungan Hilir
  • Jakarta Utara: Kapuk Muara

Ketinggian genangan bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter di beberapa titik.

BPBD DKI Jakarta menyatakan terus memantau perkembangan genangan dan mengoordinasikan penyedotan air serta pengaturan aliran dengan dinas terkait.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan dan segera menghubungi layanan darurat 112 jika membutuhkan bantuan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang