Top 18+ November dalam Sejarah: Lahirnya Muhammadiyah dan Awal Industri Sawit Indonesia

18 November dalam sejarah, 18 november 2025 hari apa, 18 november 2025 memperingati hari apa, 18 November dalam Sejarah: Lahirnya Muhammadiyah dan Awal Industri Sawit Indonesia

Tanggal 18 November menjadi salah satu penanda penting dalam sejarah Indonesia. Dua peristiwa besar terjadi pada tanggal ini, yakni kelahiran organisasi Muhammadiyah dan awal berkembangnya industri kelapa sawit di Indonesia. Keduanya kemudian diperingati setiap tahun sebagai Milad Muhammadiyah dan Hari Sawit Nasional.

Lahirnya Muhammadiyah

Mengutip muhammadiyah.or.id, Muhammadiyah berdiri di Kampung Kauman, Yogyakarta, pada 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912. Organisasi ini didirikan oleh Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan, seorang Khatib di lingkungan Kesultanan Yogyakarta sekaligus pedagang.

Melihat kondisi umat Islam pada masa itu yang dianggap berada dalam situasi jumud, beku, serta dipenuhi praktik-praktik mistik, KH Ahmad Dahlan merasa terpanggil untuk mengajak masyarakat kembali kepada ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Ia mulai memberikan pengajaran agama di rumahnya, di tengah kesibukannya sebagai Khatib dan pedagang.

Pada awalnya ajakan tersebut mendapat penolakan. Namun dengan kesabaran dan ketekunan, ajarannya mulai diterima keluarga dan teman dekatnya. Profesi sebagai pedagang ikut memperluas jangkauan dakwah hingga ke luar Kampung Kauman, bahkan menembus wilayah lain di Jawa dan luar pulau.

Untuk mengelola gerakan yang semakin meluas, KH Ahmad Dahlan kemudian mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah. Kini, organisasi tersebut berkembang di seluruh pelosok Indonesia. Setiap 18 November, warga Muhammadiyah memperingati Milad Muhammadiyah sebagai refleksi perjalanan panjang organisasi tersebut.

Awal Industri Sawit Indonesia

Selain milad Muhammadiyah, 18 November juga diperingati sebagai Hari Sawit Nasional. Mengutip informasi Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan Kota Subulussalam, penanaman kelapa sawit pertama di Indonesia dilakukan pada 18 November 1911.

Penanaman komersial perdana itu berlangsung di dua lokasi: kebun Sungai Liput (Aceh) dan Pulu Raja (Asahan), Sumatera Utara. Karena itu, Sumatera Utara dikenal sebagai pionir pengembangan kelapa sawit di Indonesia.

Usulan penetapan Hari Sawit Nasional datang dari Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI). Pada 2017, DMSI mengajukan agar 18 November diperingati setiap tahun untuk memperkenalkan peran Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Pemilihan tanggal ini mengacu pada data PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) Medan yang mencatat bahwa pengembangan komersial sawit dimulai pada 18 November 1911.

Meski penanaman komersial baru dimulai pada tahun tersebut, jejak sejarah sawit di Indonesia sudah lebih tua. Tanaman ini telah dikenal sejak era pemerintahan Hindia Belanda, yang kemudian menjadi fondasi perkembangan industri sawit dalam skala ekonomi.

Hingga kini, Hari Sawit Nasional diperingati setiap 18 November sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah panjang dan kontribusi besar industri sawit bagi Indonesia.

Artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judul Tanggal 18 November Memperingati Hari Apa? Ada 2 Peristiwa Penting

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.