Kemenhub Bakal Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Wisata saat Libur Nataru

 Kementerian Perhubungan menyiapkan beberapa strategi untuk hindari kemacetan saat libur Natal dan tahun baru 2026. Strategi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan hasil evaluasi penyelenggaraan sebelumnya.

Salah satu perhatian utama adalah jumlah kendaraan yang bakal meningkat drastis. Padahal kapasitas jalan saat ini tidak bisa menampung mobil dan motor saat libur akhir tahun.

Oleh sebab itu Kementerian Perhubungan berencana untuk menggelar one way, contra flow, atau ganjil genap. Aturan tersebut nantinya bakal difokuskan pada jalur menuju tempat wisata.

"Silakan para pemangku kepentingan yang ada di daerah ini berkoordinasi, supaya tidak terjadi lagi kemacetan di jalur-jalur wisata,” ungkap Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dilansir Antara (17/11).

Libur Nataru

Ia pun menambahkan, berdasarkan evaluasi penyelenggaraan Natal dan tahun baru sebelumnya, pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas juga bisa menjadi strategi guna menjamin kelancaran arus lalu lintas, terutama di ruas jalan tol.

"Demi kelancaran serta keselamatan akan dilakukan pembatasan angkutan sumbu tiga ke atas.Kami sudah membuat draf terkait aturan aturan tersebut selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ucap Aan.

Selanjutnya Kemenhub juga menyiapkan strategi delaying system. Dengan ini maka lalu lintas sengaja diperlambat dan dibuat memutar untuk menghindari kemacetan total di suatu titik.

“Strategi ini perlu pengkajian yang cermat. Sehingga delaying system tidak memindahkan kemacetan ke titik lain,” jelas Aan.

Namun tantangan pada libur Natal dan tahun baru 2026 tidak terbatas pada lalu lintas. Pasalnya BMKG memprediksi pada periode tersebut diprediksi akan ada cuaca ekstrem sehingga perlu langkah antisipasi.

Ganjil genap Puncak

“Kita berharap tidak akan terjadi longsor tapi tetap perlu kita siapkan mitigasinya. Mulai dengan membangun posko terpadu, siapkan alat berat serta lain sebagainya di titik-titik rawan," tuturnya.

Dia berharap berbagai strategi yang telah disiapkan dapat berjalan baik melalui kerja sama antar semua pemangku kepentingan.