Maksimalkan Persiapan SEA Games 2025, Tim Kickboxing Indonesia Latih Tanding di Uzbekistan
Tim Kickboxing Indonesia dijadwalkan menjalani program latih tanding (sparring partner) melawan atlet-atlet kelas dunia di Uzbekistan.
Momen uji coba nanti sekaligus memaksimalkan persiapan menuju SEA Games XXXIII 2025 di Thailand pada Desember mendatang.
Enggar Bayu dan rekan-rekan bertolak ke Uzbekistan pada Jumat (14/11/2025) untuk menjalani program latih tanding selama 18 hari di negara yang dikenal sebagai salah satu kiblat kickboxing Asia.
Manajer Tim Kickboxing Indonesia untuk SEA Games 2025, Neneng Rosi Nurasjati, menjelaskan alasan Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) kembali memilih Uzbekistan sebagai tempat pemusatan latihan.
"Kenapa diplih Uzbekistan? Karena Uzbekistan merupakan kekuatan kickboxing di Asia bahkan dunia. Mereka memiliki banyak atlet juara dunia kickboxing," kata Rosi Nurasjati.
Menurut Rosi, program latih tanding ini sangat penting untuk mempertajam teknik tendangan, pukulan, feel bertanding, serta mental para atlet.
Terlebih setelah keberhasilan Enggar Bayu dan kawan-kawan meraih dua emas dan dua perunggu pada WAKO Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025 di Tashkent, Oktober lalu.
"Intinya mencari pengalaman sparring dan juga pengalaman bertanding. Agar kemampuan fisik, teknik dan strategi bertanding para atlet kita semakin terasah. Karena kan setelah Piala Dunia di Tashkent Oktober lalu, sudah lama mereka tidak merasakan atmosfer pertandingan," ujarnya.
Ini merupakan kali kedua Tim Kickboxing Indonesia menjalani pemusatan latihan di Uzbekistan. Sebelumnya, pada Juli–Agustus 2025, para atlet juga berlatih di negara tersebut selama kurang lebih satu bulan.
"Hasilnya sangat signifikan. Kualitas fisik dan teknik serta strategi bertanding atlet kita meningkat pesat. Terbukti pada Kejuaraan Dunia di Uzbekistan Oktober lalu kita sukses mencetak sejarah untuk pertama kalinya meraih dua medali emas dan dua perunggu," tutur Rosi, yang kini bertugas sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Delapan Kelas Dipertandingkan di SEA Games 2025
Cabang olahraga kickboxing pada SEA Games 2025 hanya mempertandingkan delapan kelas atau delapan medali emas, berkurang dari 16 kelas yang dipertandingkan di SEA Games 2023 Kamboja. Beberapa kelas unggulan Indonesia termasuk yang dipangkas oleh Thailand.
Pertandingan kickboxing akan digelar pada 13–16 Desember 2025 di Gymnasium, Assumption University, Songkhla, Thailand. PP KBI menargetkan Enggar Bayu dan tim mampu meraih lebih dari satu emas.
PP KBI mengirimkan delapan atlet (lima putra dan tiga putri), yaitu:
- Ariyanta Sitepu (Sumut) – Point Fighting Putra -63 kg
- Andi Mesyara Jerni Maswara (Jabar) – Point Fighting Putri -50 kg
- Toni Kristian Hutapea (Sumut) – Full Contact Putra -54 kg
- Enggar Bayu Saputra (Jatim) – Low Kick Putra -51 kg
- Riyan Jefri Hamonangan Lumbanbatu (Sumut) – Low Kick Putra -63,5 kg
- Aprilia Eka Putri Lumbantungkup (Sumut) – Low Kick Putri -56 kg
- Abdul Aziz (Jateng) – Kick Light Putra -63 kg
- Sevi Nurul Aini (Lampung) – Low Kick Putri -48 kg
"Harapannya setelah menjalani sparring partner melawan atlet-kelas dunia di Uzbekistan, para atlet kita akan mendapat energi positif sehingga mencapai performa puncaknya di Thailand dan merebut banyak medali emas," pungkas Rosi Nurasjati.
Sebagai Wakil Ketua Umum PP KBI Bidang Prestasi, Rosi menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pembinaan atlet kickboxing Indonesia untuk mewujudkan mimpi besar menjadikan atlet Indonesia terbaik di Asia Tenggara, Asia, hingga dunia.
Selain menjadi pengurus, Rosi juga tampil sukses sebagai pelatih yang mendampingi atlet Indonesia meraih 2 emas dan 2 perunggu di WAKO Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025. Di berbagai ajang internasional sebelumnya, ia juga mencatat sederet prestasi, antara lain:
- 2 emas SEA Games 2021 Vietnam
- 2 emas Asia Championship 2022
- 3 emas SEA Games 2023 Kamboja
- 5 emas Asia Championship 2024
- 2 emas World Cup 2025
- 2 emas Tasken Open