Triv Cari 'Crypto Genius' di Indonesia Lewat Beasiswa Blockchain dan Web3
Sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, khususnya yang memahami teknologi blockchain dan Web3.
Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat inovasi di Asia Tenggara. Namun, penguatan kapasitas talenta digital atau SDM menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.
Hal tersebut dijawab oleh platform penyedia aset kripto, Triv, yang menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan di Indonesia dengan meluncurkan program beasiswa gratis bagi mahasiswa-mahasiswa berprestasi di Indonesia melalui Triv Foundation.
"Saya berharap melalui beasiswa ini, apa yang kami lakukan dapat menjadi sebuah motivasi bagi generasi muda di Indonesia untuk terus meniti karier di industri ekonomi digital dan di sektor Web3 dan blockchain," kata Pendiri dan Kepala Eksekutif Triv, Gabriel Rey.
Menurutnya, jika melihat tren di seluruh dunia saat ini sebagian besar miliarder datang dari sektor ekonomi digital atau teknologi. Untuk itulah, Gabriel berharap agar kelak para penerima beasiswa berada di jalur yang tepat saat meniti karier, yakni jalur ekonomi digital.
Program beasiswa hasil kerja sama dengan MEXC Foundation tersebut diharapkan bisa mendongkrak kualitas talenta digital atau SDM generasi muda, sehingga Indonesia bisa menjadi negara dengan ekonomi digital paling maju di Asia Tenggara.
Program beasiswa Triv Foundation dan MEXC Foundation bakal diberikan mulai Januari 2026. Untuk tahap pertama, sedikitnya ada 50 mahasiswa yang ditargetkan menjadi penerima beasiswa.
Beberapa perguruan tinggi yang telah sepakat menjalin kerja sama dengan TRIV untuk program beasiswa ini antara lain adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Surabaya (Ubaya), dan Universitas Ciputra.
Gabriel menegaskan bahwa dengan adanya beasiswa ini, industri aset kripto tak bisa lagi dipandang sebelah mata.
"Dulu, industri ini mungkin dicap sebagai sesuatu yang meragukan. Tapi kini, masyarakat bisa melihat bahwa industri aset kripto Indonesia bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat," tegas Gabriel Rey.
Sebelum meluncurkan program beasiswa, Triv sudah menjalin hubungan baik dengan MEXC. Awal Agustus 2025, MEXC Ventures mengumumkan investasi strategis di Triv dengan valuasi US$200 juta atau Rp3,2 triliun.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden MEXC Foundation, Kristina Xu, menyebut program beasiswa tersebut sebagai proyek investasi yang berkelanjutan.
Bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi komunitas dan SDM. Kristina juga menyampaikan bahwa selain program beasiswa, lembaganya juga menawarkan kesempatan magang.
Memberi beasiswa dan kesempatan magang terasa personal bagi Kristina Xu. Jauh di masa lalu, dirinya adalah anak muda yang terpesona dengan perkembangan internet, punya keingintahuan yang besar, tetapi keuangannya terbatas.
Kemudian, Kristina mendapatkan beasiswa dan kesempatan magang, sehingga bisa berinteraksi langsung dengan para praktisi dan mengenal lebih jauh ekosistem Web3.
"Pengalaman pribadi inilah yang membuat saya begitu bersemangat dan bangga mengumumkan program ini bersama Triv. Misi kami jelas, yaitu mempercepat ekosistem Web3 Indonesia dengan membekali para pemikir cemerlang dengan pengetahuan, perangkat, dan yang lebih penting, visi untuk membangun masa depan," ungkap Kristina.