Gregoria Selamatkan Wajah Indonesia di Kumamoto Masters 2025
Langkah wakil Indonesia di ajang Kumamoto Masters 2025 mulai terseok. Dari empat wakil yang tampil di babak 16 besar, hanya Gregoria Mariska Tunjung yang berhasil melaju ke perempat final.
Gregoria tampil gemilang saat menghadapi wakil Jepang, Hina Akechi. Tunggal putri andalan Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-18, dan memastikan satu tempat di delapan besar.
Namun, kemenangan Gregoria tidak mampu diikuti rekan-rekannya. Tiga wakil Indonesia lainnya harus tersingkir di babak 16 besar.
Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menahan laju unggulan ketiga asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Pasangan peraih medali emas SEA Games itu menyerah dua gim langsung, 10-21 dan 16-21.
Sementara di nomor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Pratiwi harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Asuka Takahashi, lewat duel sengit tiga gim. Dhinda sempat unggul 21-10 di gim pertama, tapi kehilangan fokus dan kalah 16-21, 12-21 di dua gim berikutnya.
Di sektor tunggal putra, Alwi Farhan juga gagal melangkah lebih jauh. Meski berstatus unggulan kedelapan, Alwi tak mampu mengatasi permainan cepat Wang Tzu Wei dari Taiwan dan kalah 19-21, 12-21.
Sebelumnya, wakil Indonesia lain, Moh Zaki Ubaidillah, sudah lebih dulu tersingkir di babak pertama.
Dengan hasil ini, Indonesia kini hanya menyisakan Gregoria Mariska Tunjung sebagai satu-satunya harapan di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut. Di babak perempat final, Gregoria akan menantang Asuka Takahashi, yang sebelumnya menyingkirkan Dhinda.
“Gregoria tampil tenang dan mampu membalikkan keadaan di saat-saat krusial. Semoga performanya terus konsisten,” ujar pelatih tunggal putri pelatnas PBSI, Rionny Mainaky, dikutip dari laporan tim bulu tangkis nasional.